Breaking News:

Opini

Perbankan Syariah dalam Pemulihan Ekonomi Sulawesi Selatan

Di Sulawesi Selatan, pemanfaatan PEN terlaksana optimal berkat sinergi pemerintah provinsi, korporasi dan segenap elemen terkait lainnya.

tribun-timur.com/muhammad abdiwan
Kegiatan jual beli bagi kalangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sebuah pasar di Kota Makassar, Januari 2020 lalu. Adapun sejumlah penggiat perekonomian yang terdampak pandemi Covid-19. 

Oleh: Ahmad S. Ilham *)

TRIBUN-TIMUR.COM - Stimulus dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) patut diakui banyak menggerakkan kembali sendi-sendi perekonomian kita yang sempat nelangsa karena pandemi.

Di Sulawesi Selatan, pemanfaatan PEN terlaksana optimal berkat sinergi pemerintah provinsi, korporasi dan segenap elemen terkait lainnya.

Ahmad S. Ilham, Ketua Asosiasi Bank Syariah Indonesia atau Asbisindo Sulsel
Ahmad S. Ilham, Ketua Asosiasi Bank Syariah Indonesia atau Asbisindo Sulsel (dok pribadi)

Sangat nampak terlihat, melalui indikator perekonomian Sulsel yang periode awal pandemi sangat terpukul sehingga kontraksi yang dalam, seperti yang terjadi secara nasional maupun global sekalipun.

Beruntung, Sulawesi Selatan memiliki fundamental ekonomi yang kuat meskipun harus diakui dampak pandemi membuat kita tertatih-tatih.

Saat di triwulan I/2020 lalu, ekonomi Sulsel bergerak 3,07% masih lebih baik dibandingkan dengan performa laju perekononomian secara nasional yang hanya 2,97%.

Baca juga: VIDEO: Soal Disabilitas, Asbisindo Sulsel Sebut Bank Syariah Sudah Ramah Difabel

Baca juga: Penyandang Disabilitas Ditolak di Bank, Asbisindo Sulsel Sebut Sudah Ramah Difabel

Saat memasuki triwulan II/2020, ekonomi Sulsel akhirnya mengalami kontraksi 3,87% sebagai imbas dari dampak pandemi.

Kemudian berlanjut di triwulan III/2020 meski tekanannya sudah sangat mereda sehingga kontraksi tercatat 1,08%.

Kontraksi yang terjadi pada triwulan kedua dan ketiga harus diakui merupakan konsekuensi logis dari dampak pandemi.

Namun, yang perlu dicermati adalah bagaimana Sulsel mampu menahan tekanan sehingga kontraksi yang terjadi tidak terjadi terlalu dalam.

Halaman
1234
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved