Breaking News:

Citizen Reporter

Gelar Seminar, PPIA Wollongong Pamerkan Produk-produk Indonesia di Australia

Perhimpunan Pelajar Indonesia Australia (PPIA) Wollongong bekerja sama dengan LPDP Wollongong dan KBRI Canberra mengadakan seminar internasional

Penulis: CitizenReporter | Editor: Suryana Anas
Citizen Reporter/Desak Made Lestari
Perhimpunan Pelajar Indonesia Australia (PPIA) Wollongong bekerja sama dengan LPDP Wollongong dan KBRI Canberra mengadakan kegiatan seminar internasional, Kamis (3122020) di kampus Universitas Wollongong. Tema seminar ini adalah The multifaceted aspects and impacts of Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA). 

Citizen Reporter, Desak Made Lestari, Ketua Divisi Media dan Komunikasi PPIA Wollongong

Perhimpunan Pelajar Indonesia Australia (PPIA) Wollongong bekerja sama dengan LPDP Wollongong dan KBRI Canberra mengadakan kegiatan seminar internasional, Kamis (3/12/2020) di kampus Universitas Wollongong.

Tema seminar ini adalahThe multifaceted aspects and impacts of Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA).

Acara dirangkaikan dengan mini expo menampilkan produk-produk Indonesia yang siap disebar di pasaran Australia.

Dalam sambutannya, Wakil Duta Besar Indonesia untuk Australia, Mohammad Syarif Alatas mengapresiasi antusiasme diaspora Indonesia di Wollongong, New South Wales, dalam mendukung kesuksesan program IA-CEPA.

Sementara itu, Agung Wicaksono, Atase Perdagangan RI di antaranya memaparkan peluang yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha dan tenaga kerja Indonesia untuk dapat merambah pasaran Australia.

Terhadap materi Agung, enam orang mahasiswa Indonesia yang merupakan kandidat PhD  dari the University of Wollongong didapuk menjadi penanggap utama: Indra Alverdian, Saeful Akhmad Tauladani, Fahrizal Lukman Budiono, I Gusti Ngurah Edi Putra, Sukahar Eka Adi Saputra, dan Nurhira Abdul Kadir.

Dalam memanfaatkan peluang IA-CEPA, Saeful menekankan pentingnya pemerintah memfasilitasi agar kualifikasi pelaut Indonesia memeroleh pengakuan untuk bekerja di Australia. 

Sementara itu, Indra mengingatkan agar aspek keamanan maritim tetap terjaga dalam hubungan kerja sama Indonesia Australia.

Untuk itu, Fahrizal menyambung, ketangguhan infrastruktur dan SDM bidang komunikasi dan informasi menjadi sangat penting.    

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved