Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bank Indonesia

Prof Marzuki DEA Paparkan Strategi Hilirisasi Sektor Unggulan Sulawesi Selatan

Rektor Institut Bisnis & Keuangan Nitro, Prof Marzuki DEA menyampaikan strategi hilirisasi sektor unggulan Sulsel alam talkshow Bank Indonesia Sulsel

Penulis: Rudi Salam | Editor: Suryana Anas
Talkshow Bank Indonesia Sulsel
Prof Marzuki DEA menyampaikan strategi hilirisasi sektor unggulan Sulsel alam talkshow Bank Indonesia Sulsel 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Rektor Institut Bisnis & Keuangan Nitro, Prof Marzuki DEA menyampaikan strategi hilirisasi sektor unggulan Sulawesi Selatan (Sulsel).

Hal tersebut disampaikannya dalam talkshow Bank Indonesia Sulsel dengan tema Optimalisasi Potensi Daerah dan Hilirisasi Lapangan Usaha Utama Untuk Memperkuat Ekonomi Sulawesi Selatan, Kamis (3/12/2020).

"Sudah menjadi suatu keniscayaan perlunya strategi hilirisasi atau industrialisasi produk unggulan Sulsel," katanya.

"Baik untuk memitigasi dampak negatif epidemi maupun terutama penguatan kebangkitan perekonomian Sulsel ke depan," sambungnya.

Menurut Guru Besar Universitas Hasanuddin (Unhas) itu, ada beberapa strategi yang dapat dilakukan.

Pertama kata dia, perlu memetakan perkembangan pelaksanaan kebijakan hilirisasi komoditas sektor unggulan sebelumnya dengan mengidentifikasi permasalahan, tantangan yang dihadapi, serta peluang pengembangannya.

"Apakah Departemen Perindustrian dengan Departemen Perdagangan tingkat nasional, provinsi, kota. Itu sudah ada kebijaksanaan yang menjurus pada hilirisasi," jelas Prof Marzuki.

Kedua kata dia adalah perlu menyusun ulang Road Map atau peta jalan rencana hilirisasi industri komoditas unggulan pertanian Sulsel saat ini.

"Ini harus dibuat. Siapa yang membuat itulah mungkin peran Bappeda dengan OPDnya," sambungnya.

Selanjutnya adalah perlu rancangan strategis yang tepat untuk diterapkan sesuai sub sektor dari sektor unggulan tersebut.

"Yang paling penting sebenarnya pelibatan perguruan tinggi di dalam riset untuk melakukan kajian terhadap prospek pemetaan itu," terangnya.

Laporan Wartawan Tribun Timur, Rudi Salam

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved