Breaking News:

Tribun Parepare

Bea Cukai Parepare Musnahkan 1,5 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilainya Capai Rp 1,3 Miliar

Petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai TMP C Kota Parepare, memusnahkan 1,5 juta batang rokok ilegal, Selasa (1/12/2020).

Ist
Petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai TMP C Kota Parepare memusnahkan 1,5 juta batang rokok ilegal, di area Pelabuhan Nusantara Kota Parepare, Selasa (1/12/2020). 

TRIBUNPAREPARE.COM, PAREPARE - Petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai TMP C Kota Parepare, memusnahkan 1,5 juta batang rokok ilegal, Selasa (1/12/2020).

Barang ilegal tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar di area Pelabuhan Nusantara Kota Parepare, Sulsel.

Pemusnahan ini melibatkan berbagai unsur, baik dari Pemerintahan, Kejaksaan, TNI/Polri, Pengadilan dan sejumlah unsur lainnya.

Pada kegiatan ini, Bea Cukai Parepare juga membagikan masker dan handsanitizer sebagai bentuk penerapan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Batang rokok yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil penindakan periode Juli 2019 hingga November 2020, yang dilakukan di 12 kabupaten/kota wilayah kerja Bea Cukai Parepare.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai TMP C Parepare, Nugroho Wigijarto mengatakan, pemusnahan yang dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Ini merupakan wujud kinerja Bea Cukai Parepare dalam menekan peredaran rokok ilegal yang dapat merugikan negara.

“Hari ini kita lakukan pemusnahan 1,5 juta batang rokok ilegal, dengan nilai Rp 1,3 miliar," kata Nugroho kepada awak media.

"Dengan jumlah rokok ilegal tersebut, kerugian negara sekitar Rp 600 juta,” ungkapnya.

Rokok ilegal ini merupakan hasil operasi pasar di 12 kabupaten/kota, diantaranya Parepare, Barru, Pinrang, Sidrap, Enrekang, Wajo, Soppeng, Mamuju, Mamuju Tengah, Mamasa, Polman dan Majene.

Laporan wartawan Tribunparepare.com, Darullah, @uull_darullah.

Penulis: Darullah
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved