Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

UNM

Dosen UNM Edukasi Warga Pangkep Cegah Kampanye Hitam dan Politik Uang

Sejumlah akademisi Universitas Negeri Makassar (UNM), mengedukasi masyarakat Kabupaten Pangkep mencegah kampanye hitam

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Sudirman
Ist
Sejumlah akademisi Universitas Negeri Makassar (UNM) mengedukasi masyarakat Kabupaten Pangkep mencegah kampanye hitam, kampanye negatif, dan politik uang 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Sejumlah akademisi Universitas Negeri Makassar (UNM), mengedukasi masyarakat Kabupaten Pangkep mencegah kampanye hitam, kampanye negatif, dan politik uang.

Kegiatan tersebut dihelat di Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep. Kegiatan diikuti sekitar 30 warga.

Kabupaten Pangkep adalah satu satu dari 12 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan yang menggelar Pilkada serentak 2020.

Edukasi pencegahan kampanye hitam kampanye negatif dan politik uang itu adalah wujud pengabdian dosen UNM dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Ketua Tim Pengabdi, Hamsu Abdul Gani mengatakan, edukasi pencegahan kampanye hitam, kampanye negatif dan politik uang itu diharapkan memberikan kesadaran hukum masyarakat jelang Pilkada Serentak 2020.

"Baik itu kesadaran personal maupun kesadaran komunitas terkait bahaya praktek-praktek kampanye hitam, negatif dan politik uang yang seringkali terjadi pada saat momen pemilu maupun pilkada," kata Hamsu, Minggu (29/11/2020).

Lebih lanjut, Hamsu berpandangan masyarakat perlu diberikan pengetahuan yang lebih komprehensif mengenai dampak yang berpotensi terjadi apabila praktek-praktek kampanye hitam dan politik uang.

Hamsu mengatakan, praktek-praktek kampanye hitam, negatif dan politik uang masih saja dilakukan oleh segelintir elite politik.

Sementara, Andika Wahyudi Gani selaku Anggota tim pengabdi menambahkan, kegiatan ini diharapkan meminimalisir praktek kampanye hitam, negatif dan politik uang dikalangan masyarakat pedesaan

Ia berharap edukasi itu secara langsung dan tidak langsung dapat berimplikasi pada pelaksanaan proses pemilu dan pilkada pada suatu daerah di seluruh Indonesia.

"Yang jujur dan bersih sehingga menciptakan para pemimpin daerah yang berintegritas, transparan serta responsif," bebernya. 

Laporan Kontributor TribunMakassar.com @bungari95

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved