Breaking News:

Citizen Report

Persekutuan Doa Bersama Online Umat Beragama di Seluruh Dunia untuk Mengakhiri Covid-19

DI tengah pandemi virus corona atau Covid-19 yang telah mengakibatkan lebih dari 60 juta kasus dan 1,4 juta meninggal di seluruh dunia, Gereja Shinche

Penulis: CitizenReporter | Editor: Edi Sumardi
Persekutuan Doa Bersama Online Umat Beragama di Seluruh Dunia untuk Mengakhiri Covid-19 - doa-bersama-hwpl-1-26112020.jpg
DOK HWPL
Kegiatan doa bersama oleh Gereja Shincheonji, Minggu, 15 November 2020, untuk mengakhiri pandemi virus corona.
Persekutuan Doa Bersama Online Umat Beragama di Seluruh Dunia untuk Mengakhiri Covid-19 - doa-bersama-hwpl-2-26112020.jpg
DOK HWPL
Kegiatan doa bersama oleh Gereja Shincheonji, Minggu, 15 November 2020, untuk mengakhiri pandemi virus corona.

Ery Nafta

Sukarelawan HWPL

Melaporkan dari Bandung, Jawa Barat

DI tengah pandemi virus corona atau Covid-19 yang telah mengakibatkan lebih dari 60 juta kasus dan 1,4 juta meninggal di seluruh dunia, Gereja Shincheonji Yesus Bukti, sebuah organisasi keagamaan yang berbasis di Korea (selanjutnya disebut sebagai Gereja Shincheonji), mengadakan persekutuan doa online ketiga, “Persekutuan Doa Bersama Online Umat Beragama di Seluruh dunia”, Minggu, 15 November 2020.

Persekutuan doa, yang diadakan untuk pemerintah dan staf medis, yang berjuang untuk mengakhiri Covid-19 di seluruh dunia dan untuk pasien yang menderita serta keluarga yang berduka, itu disiarkan langsung di saluran YouTube resmi Gereja Shincheonji

Bersama dengan 200 ribu jemaat Gereja Shincheonji dalam dan luar negeri, sekitar 56 ribu orang dari seluruh dunia yang menginginkan berakhirnya Covid-19, secara bersamaan mengakses dan berpartisipasi dalam persekutuan doa itu.

Secara khusus, Ketua Sinode Gereja Shincheonji serta Ketua HWPL (LSM perdamaian internasional), Man-hee Lee, dan para pemimpin agama lainnya dari seluruh dunia yang telah bekerja sama dalam kegiatan perdamaian itu menghadiri persekutuan doa bersama online tersebut untuk pengakhiran virus corona.

Man-hee Lee, yang telah mempraktikkan kegiatan perdamaian sesuai dengan perkataan Yesus, “Kemuliaan di surga dan perdamaian di bumi,” sebagai seorang percaya dan sebagai veteran dengan kasih bagi banyak korban peperangan, mengusulkan pertemuan doa online tersebut.

Dia mengatakan, "Mari berdoa sebagai umat beragama untuk seluruh dunia yang sedang menderita Covid-19 supaya bencan ini berakhir secepat mungkin."

Dia berkata, “Terlalu banyak orang yang menderita Covid-19. Khususnya, ada banyak orang yang terinfeksi antarjemaat gereja pada bulan Februari sehingga anggota serta warga sangat menderita. Kita yang harus aktif berdoa kepada Tuhan untuk pengakhiran Covid-19 dan untuk negara dan rakyat.”

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved