Breaking News:

Netralitas ASN

Gegara Pembagian BLT, Lurah Rangas Terancam 6 Bulan Penjara

Gegara Pembagian BLT, Lurah Rangas Mahyuddin Firdaus Terancam 6 Bulan Penjara

TRIBUN-TIMUR.COM/NURHADI
Kepala Kejari Mamuju, Ranu Indra menuturkan Gegara Pembagian BLT, Lurah Rangas Terancam 6 Bulan Penjara 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Gegara Pembagian BLT, Lurah Rangas Terancam 6 Bulan Penjara

Lurah Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Mahyuddin Firdaus terancam enam bulan penjara dan denda Rp 6 Juta.

Hal itu disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejari) Mamuju, Rabu Indra saat ditemui di kantornya, Jl AP Pettarani, Kelurahan Binanga, Mamuju, Sulawesi Barata, Senin (23/11/2020).

Hari ini pihaknya sudah menerima pelimpahan berkas perkara (tersangka dan barang bukti) lurah Rangas dari Reskrim Polresta Mamuju.

"Hari ini berkasnya sudah dilimpahkan ke kami. Prosesnya sudah tahap dua, secepatnya kita jadwalkan persidangan," katanya.

Dikatakan, lurah Rangas tersangkut perkara pelanggaran netralitas ASN.

Dia diduga memanfaatkan pembagian BLT untuk kepentingan politik di posko tim pemenangan salah satu paslon bupati dan wakil bupati Mamuju.

"Kami punya waktu tujuh hari untuk persiapan pelimpahan ke pengadilan. Tapi InsyaAllah dalam dua tiga hari ini, kami sudah serahkan ke pengadilan," ungkapnya.

Mahyuddin Firdaus diduga melanggar pasal 71 Undang-undang Pilkada Nomor 10 Tahun 2016 dengan ancaman kurungan 6 bulan dan atau denda paling tinggi Rp 6 juta.

"Tidak ada penahanan tersangka," tuturnya.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved