Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

BRI

Workshop KJB-BRI Kanca Sombaopu Wadahi Penjahit Milenial di Makassar

Workshop KJB-BRI Kanca Sombaopu Wadahi Penjahit Milenial di Makassar. Kegiatan digelar di Rumah Kreatif BRI (RKB) Jl Ratulangi Makassar

Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Suryana Anas
Istimewa
Workshop Komunitas Jarum Benang (KJB) Sulawesi Selatan (Sulsel) dan BRI Kanca Sombaopu sebagai sponsor utama di Rumah Kreatif BRI (RKB) Jl Ratulangi Makassar, Jumat (20112020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Workshop KJB-BRI Kanca Sombaopu Wadahi Penjahit Milenial di Makassar

Workshop Komunitas Jarum Benang (KJB) Sulawesi Selatan (Sulsel) dan BRI Kanca Sombaopu sebagai sponsor utama berlangsung di Rumah Kreatif BRI (RKB) Jl Ratulangi Makassar, Jumat (20/11/2020).

Kegiatan ini menjadi bukti sumbangsih wirausaha milenial di kota Makassar, khususnya di bidang fashion jahit menjahit.

Salah satu pembicara pada Workshop ini, Hamzah membeberkan bagaimana keberhasilannya usahanya.

Ia mengaku, baru memulai usaha bulan Agustus lalu dimentori Muhammad Zaynur dari Mikromentor dan berhasil mendulang order hingga 50 stel pakaian hanya dalam 2 bulan saja. 

"Sebelum ini bertahun-tahun usaha keluarga saya stagnan, tidak ada perkembangan. Saya jadi ragu mau buka bisnis menjahit, tetapi, Pak Zaynur terus memberikan dorongan supaya saya segera jalankan usaha, dan membantu teknik-teknik pemasarannya," bebernya.

"Alhamdulillah sekarang income saya sudah cukup bagus, apalagi di masa pandemi begini," tambahnya.

Pada kesempatan ini, Muhammad Zaynur menyampaikan beberapa usaha yang berhasil ia bina.

"Selain pak Hamsah, ada usaha jas Golden Tailor yang dimiliki Ibu Afni, usaha konveksi Bannang Eja Bu Nur Anita, usaha gaun Bu Suryani dan Fitri Winarsih serta puluhan usaha lainnya di komunitas yang mulai tumbuh kembali di masa pandemi," ungkpanya.

Kepala Unit BRI Sungai Saddang, Taufik Alwi mentarget Muhammad Zaynur sebagai mentor ini menggaet 50 persen dari anggota Komunitas Jarum Benang harus settled usahanya di tahun 2021. 

"50 persen dari anggota KJB semoga makin gemilang usahanya di 2021," ujarnya.

Di samping itu, pada Taufik sapaan akrabnya juga sosialisasi program sekaligus secara simbolis melakukan kerjasama KUR Supermikro kepada anggota KJB.

Acara ini ditutup dengan kisah bagaimana Lamenda Dressmaker menembus pasar di kota fashion dunia, New York dengan mendapatkan order 3 pasang gaun butik untuk dikirim ke buyer di sana. 

"Ini langkah awal untuk go internasional, meskipun sebelumnya kami sudah pernah mengirim gaun ke Singapura, Malaysia dan Nigeria. Tapi New York ini adalah simbol kota fashion dunia. Jadi cukup menggairahkan untuk kami di Lamenda terus berkarya," tukas Fitria, pemilik Lamenda Dressmaker.

Usaha yang juga dimentoring Pak Zaynur dari Mikromentor Indonesia. (*)

Laporan Wartawan Tribun Timur @umhaconcit

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved