Breaking News:

Ada Oknum Anggota DPRD Polman Terima Uang Ketuk Palu Pembahasan APBD 2016

Dalam pemeriksaan, Said Sidar mengaku ditanyakan mulai pembahasan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2016/2017

TRIBUN TIMUR/HASAN BASRI
Anggota DPRD Polewali Mandar Said Sidar usai jalani pemeriksaan 

TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan marathon terhadap anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat.

Salah satunya adalah Said Sidar anggota DPRD periode 2014 - 2019.  

Politisi Partai Amanat Nasional ini mengaku dicecar pertanyaan oleh penyidik KPK hampir lima jam.

Pemeriksaan dilakukan di aula Markas Kepolisian Resor Polewali Mandar mulai pukul 10.00 wita hingga sore.

Dalam pemeriksaan, Said Sidar mengaku ditanyakan mulai pembahasan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2016/2017 hingga masalah uang ketuk palu.

"Tadi saya di tanyakan KPK, apakah pernah mendengar ada anggota dewan menerima uang ketuk palu. Saya bilang tidak pernah. Dan baru mendengar setelah pameriksaan ini , dan ada 12 orang yang mengakui dan telah mengembalikan itu, " Ujarnya.

Said Sidar belum memastikan berapa nilai uang ketuk palu yang telah dikembalikan oleh anggota dewan tersebut.

"Katanya ada 30 juta yang mengembalikan. Saya tidak tau apakah ada yang 50 juta, " ujarnya.

Menurut Said, uang ketuk palu diterima dari seseorang kontraktor pada sebuah proyek pengadaan lampu jalan yang dianggarkan pada APBD 2016/2017.

Sekedar diketahui KPK melakukan pemeriksaan anggota DPRD Polewali Mandar dan mantan Pejabat Polewali Mandar sudah memasuki hari kelima. 

Setidaknya sudah ada belasan anggota dewan periode 2014-2019 diambil keterangannya. Pemeriksaan marathon digelar secara tertutup  di aula Mapolres Polewali Mandar. 

Penulis: Hasan Basri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved