Breaking News:

RS Ibnu Sina

RS Ibnu Sina UMI Makassar Segera Hadirkan Pusat Mata Terpadu

Ketua BWI Pusat Prof Mohammad Nuh menegaskan RS Ibnu Sina UMI Makassar Segera Hadirkan Pusat Mata Terpadu

UMI
Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Prof Dr Mohammad Nuh berkunjung ke RS Ibnu Sina Yayasan Wakaf (YW) Universitas Muslim Indonesia (UMI), Selasa (17/11/2020). RS Ibnu Sina UMI Makassar Segera Hadirkan Pusat Mata Terpadu 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - RS Ibnu Sina UMI Makassar Segera Hadirkan Pusat Mata Terpadu

Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Prof Dr Mohammad Nuh berkunjung dan silaturrahmi ke RS Ibnu Sina Yayasan Wakaf (YW) Universitas Muslim Indonesia (UMI), Selasa (17/11/2020).

Ia didampingi sekertaris dan beberapa anggota BWI, serta Bank Mega Syariah, dan disambut Ketua Pembina YW UMI Prof Mansyur Ramly.

Silaturrahmi ini merupakan tindak lanjut kesepakatan kerja sama antara BWI dan YW UMI dalam bentuk MoU untuk pengembangan rumah sakit mata di Sulawesi Selatan.

Dalam Kesempatan tersebut, Prof Mansyur Ramly menjelaskan Yayasan Wakaf UMI dalam mengelola aset umat ini bertumpu pada tiga pilar yaitu pendidikan & dakwah, kesehatan & dakwah, dan usaha & dakwah. 

"Salah satu pilar amal usaha Yayasan Wakaf UMI adalah kesehatan dan dakwah dengan membina Rumah Sakit Ibnu Sina Yayasan Wakaf UMI," terangnya.

Rumah sakit ini merupakan salah satu sarana penunjang/pendukung dalam lingkup Universitas Muslim Indonesia.

Juga berfungsi sebagai Rumah Sakit Pendidikan bagi profesional kesehatan dari berbagai jenjang pendidikan bidang kesehatan di UMI seperti Fakultas Kedokteran, Farmasi, dan Kesehatan Masyarakat.

"Di samping itu Rumah Sakit Ibnu Sina juga melayani masyarakat umum, karena memiliki fasilitas dan kemampuan menyelenggarakan berbagai jenis pelayanan spesialis dan subspesialis," tuturnya.

Ketua BWI Pusat Prof Mohammad Nuh mengungkapkan bahwa Yayasan Wakaf UMI yang telah berusia 66 tahun patut menjadi contoh dan teladan dalam mengelola wakaf. 

"Dengan demikian BWI-lah yang harus belajar banyak perihal apa yang telah dilakukan oleh Yayasan Wakaf UMI dalam mengelola aset-aset umat ini," paparnya dalam rilis yang diterima tribun-timur.com.

"Oleh sebab itu, kami berharap dapat bersama-sama Yayasan Wakaf UMI dalam mengelola aset umat ini melalui RS Ibnu Sina, semoga akan lahir pusat mata terpadu yang dapat membantu banyak umat di Sulawesi Selatan," harapnya.

Turut hadir dalam silaturrahmi tersebut Ketua Pengawas YW UMI Prof Syahrir Mallongi, Sekertaris Pengurus YW UMI Abdul Halim, Rektor UMI Prof Basri Modding, Direktur Utama RS Ibnu Sina Dr Sultan Buraena. (*)

Laporan Wartawan tribun-timur.com @Fahrizal_syam

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved