Breaking News:

Tribun Bantaeng

TKA Asing Tewas Kecelakaan Kerja di PT Huadi Nickel, Begini Hasil Investigasi Pengawas Tenaga Kerja

Pengawas Ketenagakerjaan Disnakertrans Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Unit Pelaksana Teknis (UPT) Wilayah IV

TRIBUN TIMUR/ACHMAD NASUTION
PT Huadi Nickel Alloy, pabrik smelter yang berlokasi di Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng. 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Pengawas Ketenagakerjaan Disnakertrans Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Unit Pelaksana Teknis (UPT) Wilayah IV, Andi Sukri melakukan investigasi terkait kecelakaan kerja di PT Huadi Nickel Alloy.

Sebelumnya ada dua tenaga Kerja Asing yang berasal dari Tiongkok di PT Huadi Nickel Alloy.

Diketahui, PT Huadi Nickel Alloy merupakan Pabrik smelter di Desa Papanloe, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi-selatan.

"Kemarin dilakukan Investigasi selama dua hari. Waktu investigasi kami pantau pertama alatnya kemudian operatornya, dan hal-hal lain yang terkait," kata Andi Sukri kepada TribunBantaeng.com, Selasa, (17/11/2020).

Dia menjelaskan, hasil investigasi yang dilakukan operator sudah memiliki kelengkapan dokumen sesuai dengan ketentuan prosedur.

Kedua TKA yang tewas telah menggunakan alat pelindung diri saat bekerja. Tali pengaman diri ada dibadannya saat terjatuh.

Namun kata dia, yang menjadi pendalaman investigasi adalah tali pengamanan telah digunakan tetapi bisa sampai terjatuh.

"Pendalaman kami kenapa sampai terjatuh padahal ada tali pengaman dibadannya," ujarnya.

Informasi yang didapat di lapangan, saat itu kedua TKA menunggu besi di ketinggian 25 meter.

Setelah besi itu serata dengan kedua TKA tersebut, mereka berpindah ke atas besi karena ingin berpindah ke atas sekitar 3 meter dari tempatnya.

Halaman
12
Penulis: Achmad Nasution
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved