Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kasus Pemarangan

Pelaku Pemarangan Penjual Bakso di Jl Pendidikan Makassar Masih Buron

Ansar alias Anca alias Dadang (31), terduga pelaku pemarangan terhadap Sija Dg Buang di Jl Pendidikan, Kota Makassar, masih buron.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN TIMUR/MUSLIMIN EMBA
Suasana di depan rumah Dg Buang Jl Emmy Saelan, Kecamatan Rappocinu, Makassar, Senin (16/11/2020) malam. Ansar alias Anca alias Dadang (31), terduga pelaku pemarangan terhadap Sija Dg Buang di Jl Pendidikan, Kota Makassar, masih buron. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ansar alias Anca alias Dadang (31), terduga pelaku pemarangan terhadap Sija Dg Buang di Jl Pendidikan, Kota Makassar, masih buron.

Pencarian oleh unit Reskrim Polsek Rappocini beberapa saat setelah kejadian, hingga kini belum membuahkan hasil.

"Belum ada. Iya masih (dalam pengejaran)," kata Kanit Reskrim Polsek Rappocini Iptu Nurtjahyana, Selasa (17/11/2020) siang.

Pihaknya pun mengimbau kepada keluarga korban, Sija Dg Buang agar tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya kasus itu ke kepolisian.

"Iya semalam juga sudah kami sampaikan untuk tenang saja, laporannya tetap ditindaklanjuti dan pelaku masih dalam pengejaran," imbuhnya.

Sija Dg Buang (52) warga Jl Emmy Saelan, diparangi saat berjualan bakso di depan salah satu minimarket di Jl Pendidikan, Senin (16/11/2020).

Oleh keterangan warga sekitar, ia diparangi juru parkir bernama Dadang yang tak lain adalah tetangga rumahnya di Jl Emmy Saelan.

Akibatnya, Dg Buang pun harus menjalani perawatan di RS Faisal lantaran terkena sabetan parang di lengannya.

Luka tebasan itu membuat salah satu uratnya terputus dan mengakibatkan jari jempolnya tidak dapat digerakkan.

Tidak hanya itu, tulangnya juga patah diduga akibat hantaman parang.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved