Breaking News:

Stunting dan Gizi Buruk Sangat Rawan Bagi Anak di Masa Pandemi, PKK Maros dan Sulsel Lakukan Ini

Stunting dan Gizi Buruk Sangat Rawan Bagi Anak di Masa Pandemi, PKK Maros dan Sulsel Lakukan Ini

Humas PKK Maros
PKK Maros melaksanakan sosialisasi peduli penanggulangan dan pencegahan stunting dan gizi buruk di masa Pandemi Covid-19. 

TRIBUN-MAROS.COM, TURIKALE - Stunting dan Gizi Buruk Sangat Rawan Bagi Anak di Masa Pandemi, PKK Maros dan Sulsel Lakukan Ini.

Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Maros Pokja IV Bidang Kesehatan kembali menggelar kegiatan.

Kali ini PKK melaksanakan sosialisasi peduli penanggulangan dan pencegahan stunting dan gizi buruk di masa Pandemi Covid-19.

Sosialisasi dihelar di 14 kecamatan di Maros.

Kegiatan dikerjasamakan dengan TP PKK Provinsi Sulsel dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sulsel.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua-ketua TP PKK desa dan kelurahan, kader PKK, kader Posyandu dan pengurus TP PKK Kabupaten Maros.

Ketua Pokja IV TP PKK Maros, dr Hj Maryam Haba, mewakili Ketua TP PKK Maros, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan yang diisi tanya jawab antar kader PKK desa-kelurahan yang dilaksanakan di Kecamatan Lau, Senin (16/11/2020).

"Sosialisasi ini sudah terlaksana di 6 kecamatan, yakni Maros Baru, Turikale, Mandai, Marusu dan hari ini Lau dan Bontoa," ujarnya.

Sementara, Plt Camat Lau, Rusman Mulyana dalam sambutannya berharap semua kader PKK yang hadir agar memperhatikan materi dalam sosialisasi ini agar dapat diterapkan ke masyarakat.

Untuk diketahui, stunting adalah kondisi anak yang mengalami pertumbuhan yang kurang baik.

Hal ini dapat terjadi ketika masih berada di dalam kandungan.

Kondisi ini diakibatkan oleh asupan ibu selama kehamilan yang kurang berkualitas, sehingga nutrisi yang diterima janin sedikit dan pertumbuhan di dalam kandungan mulai terhambat dan terus berlanjut setelah kelahiran.

Stunting juga dapat terjadi pada anak masih di bawah umur 2 tahun yang tidak diberikan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif maupun makanan pendamping (MP) ASI yang mengandung zat gizi yang berkualitas. (*)

Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved