Breaking News:

Gara-gara Air, Petani di Lamaruwa Wajo Berkelahi

Menurut Kapolres Wajo, AKBP Muhamamd Islam Amrullah, cekcok dipicu persoalan air di area persawahan keduanya.

TRIBUN TIMUR/HARDIANSYAH
Korban mendapatkan perawarn di Puskesmas Takkalalla, Kabupaten Wajo, Senin (16/11/2020). 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Cekcok di sawah berujung nahas bagi seorang petani asal Desa Lamaruwa, Kecamatan Takkalalla, Kabupaten Wajo, Oddang Condeng (55), Senin (16/11/2020).

Dirinya mesti mendapatkan jahitan di kepala bagian belakangnya usai dihantam kayu berkali-kali oleh menantu kemenakannya sendiri, yakni Sulfa (27).

Menurut Kapolres Wajo, AKBP Muhamamd Islam Amrullah, cekcok dipicu persoalan air di area persawahan keduanya.

"Korban marah karena pelaku membuka saluran air di sawah, air tersebut mau dipakai oleh korban untuk mengaliri sawahnya, sehingga korban marah dan mendatangi pelaku sehingga terjadi pertengkaran mulut," katanya.

Oddang sempat memarangi Sulfa, tapi Sulfa menghindar dan mengambil sebatang kayu lalu menghantam kepala Oddang.

"Pelaku memukul 4 kali dan mengenai kepala belakang yang mengakibatkan luka robek dan berdarah, dan mengenai telinga kiri yang mengakibatkan luka robek dan mengenai punggung belakang yang mengakibatkan luka lebam," katanya.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolsek Takkalalla dan korban mendapatkan perawatan di Puskesmas Takkalalla.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved