Pilgub Sulsel Dimajukan Setahun, Azhar Arsyad: Berdampak Pencapaian RPJMD

Azhar melanjutkan, bagi PKB memajukan Pilgub Sulsel ke tahun 2022 dinilai akan berdampak pada pencapaian RPJMD gubernur dan wagub saat ini.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Imam Wahyudi
Abdul aziz/tribun-timur.com
Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulsel, Azhar Arsyad 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - KPU diminta menyiapkan kemungkinan percepatan pemilihan kepala daerah serentak 2022.

Pilkada serentak 2022 digadang-gadang bersamaan dengan pemilihan anggota DPRD kabupaten/kota dan provinsi.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulsel, Azhar Arsyad, mengatakan usulan percepatan pilkada serentak itu memiliki plus minus tersendiri.

"Peluang pilgub dimajukan ke 2022 dan beberapa daerah pilkada lainnya tentu memiliki plush minus," kata Azhar kepada Tribun Timur, Jumat (13/11/2020) sore.

Azhar melanjutkan, bagi PKB memajukan Pilgub Sulsel ke tahun 2022 dinilai akan berdampak pada pencapaian RPJMD gubernur dan wagub saat ini.

Sebab, para kandidat petahana akan lebih berkonsentrasi pada pilkada jika dimajukan ke tahun 2022.

"Hal ini bermakna bahwa target RPJMD 2018-2023 akan mengalami koreksi karena semua pihak akan sibuk dengan urusan pilkada di tahun 2022," ujarnya.

Di sisi lain bagi parpol termasuk PKB, lanjutnya, ajang Pilgub Sulsel adalah ruang bagi kader terbaik partai untuk mengisi kursi eksekutif.

Sebelumnya diberitakan, jika draf pilkada serentak 2022 disahkan, maka Pilgub Sulsel digelar bersama Pilkada Bone, Pilkada Bantaeng, Pilkada Jeneponto, Pilkada Sinjai, Pilkada Wajo, Pilkada Sidrap, Pilkada Pinrang, Pilkada Enrekang, Pilkada Luwu, Pilwali Parepare, dan Pilkada Palopo.

Sejatinya Pilgub Sulsel bersama 9 kabupaten/kota tersebut digelar pada tahun 2023.

Pilkada Takalar juga akan dihelat di tahun 2022, sebelumnya tahun 2017.

Komisioner KPU Sulsel, Asram Jaya membenarkan adanya draf tersebut.

"Drafnya memang ada kemungkinan dipercepat ke 2022. Tapi itu masih sebatas draf. Masih akan dibahas lebih lanjut," ujar Asram, Kamis (12/11/2020) kemarin.

Rencana menarik Pilgub Sulsel dan 9 kabupaten/kota lainnya tahun 2022 sudah disosialisasikan ke KPU daerah. KPU di daerah diminta bersiap melakukan persiapan, segera setelah pilkada serentak 2020.

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved