Breaking News:

Penanganan Covid

Langgar Protokol Kesehatan, Pemilik Gedung Dinasti Parepare Didenda Rp 500 Ribu

Langgar Protokol Kesehatan, Pemilik Gedung Dinasti Parepare Didenda Rp 500 Ribu

TRIBUN-TIMUR.COM/DARULLAH
Petugas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Parepare memberikan sanksi adminidtratif kepada pemilik Gedung Dinasti, Kamis (12/11/2020). Sanksi berupa denda Rp 500 ribu diberikan karena terbukti melanggar protokol kesehatan. 

TRIBUNPAREPARE.COM, PAREPARE - Pemilik Gedung Dinasti Kota Parepare diberikan sanksi administratif berupa denda Rp 500 ribu oleh petugas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Parepare. 

Pasalnya Gedung Dinasti terbukti melanggar Perwali Parepare Nomor 31 Tahun 2020, tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19.

Sekretaris Dinas Satpol PP Kota Parepare, Prasetyo Catur, Kamis (12/11/2020) mengatakan, sebelum diberikan sanksi, pemilik Gedung Dinasti telah diberikan teguran lisan, maupun teguran tertulis untuk tidak menggelar hajatan dengan menyiapkan makanan secara prasmanan.

"Jadi pemilik telah terbukti melaksanakan kegiatan hajatan dengan menyiapkan makanan secara prasmanan. Syarat direkomendasi seharusnya nasi dos. Jadi diberikan sanksi administratif sebesar Rp 500 ribu," katanya.

Ia menegaskan, jika Gedung Dinasti masih melanggar Perwali Parepare nomor 31 Tahun 2020 sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Kota Parepare, pihaknya tidak segan untuk memberi sanksi tegas berupa penutupan secara permanen.

"Jika masih melanggar kami tutup sementara. Dan jika masih tetap tidak patuh, maka sanksi tutup permanen menanti," tegasnya.

Sementara Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Parepare, dr Hj Halwatia mengatakan, saat ini pihaknya masih terus berupaya untuk memutus mata rantai Covid-19.

Mengingat Corona Virus masih bisa bertambah setiap harinya. 

"Yang kami khwatirkan sekarang terjadinya kluster terbaru, mengingat warga kalau berkerumun masih sangat berpotensi. Sehingga aturan tidak bisa memberikan makan prasmanan pada saat ada hajatan itu bisa mempercepat proses pencegahan penyebaran virus," jelasnya.

Plt kadis Kesehatan Parepare iti menambahkan, dari data terbaru Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Parepare per 10 November, warga Parepare yang meninggal karena Covid-19 sebanyak 8 orang. 

Jika ditotal sejak kasus pertama muncul, kini ada 310 kasus positif Covid-19 di Parepare. Namun 295 orang sudah dinyatakan sembuh.

"Kita masih berada di zona orange walaupun sudah ada kecamatan yang zona kuning. Jadi kita tetap harus disiplin menerapkan protokol kesehatan. Supaya kita bisa berada pada zona hijau," pungkasnya.(*)

Laporan Wartawan Tribunbarru.com, @uull_darullah

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. Tribun-timur.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Penulis: Darullah
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved