Tribun Mamuju

HMI Manakarra Minta Polda Usut Dugaan Kecurangan Rekrutmen CPNS Kemenkumham Sulbar

Himpunam Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manakarra unjuk rasa di kantor Kemenkumham Sulawesi Barat, Kamis (5/11/2020).

Penulis: Nurhadi | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/NURHADI
Demo HMI Cabang Manakarra demo dikantor Kemenkumham Sulbar, Kamis (5/11/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Himpunam Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manakarra unjuk rasa di kantor Kemenkumham Sulawesi Barat, Kamis (5/11/2020).

Mereka meminta hasil seleksi CPNS Kemenkumham Tahun 2019 dievaluasi.

Koordinator Lapangan Arman menduga ada kecurangan yang dilakukan oleh panitia dalam proses rekrutmen.

"Proses penerimaan CPNS Kemenkumham bermasalah. Tidak ada transparansi yang dilakukan oleh panitia dalam proses tes kesamaptaan, harus dievaluasi. Ombudmas selaku pengawas independen tidak menerima rekapan nilai," kata Arman dalam orasinya di depan pintu kantor Kemenkumham Sulbar.

Arman mengatakan Kakanwil Kemenkumkam Sulbar harus bisa menjelaskan terkait nilai peserta dalam proses tes kesamaptaan.

"Ada hanya jalan kami, nilai tes kesamaptaannya sempurna dan dinyatakan lulus saat pengumuman," ungkapnya.

Diduga besar, lanjutnya, nilai peserta CPNS tahun 2019 dipermainkan oleh oknum panitia yang tidak bertanggung jawab.

"HMI banyak menerima laporan, bahkan ada peserra yang dimintai uang hingga Rp 200 juta, dengan iming-iming lulus,"tuturnya.

Karena itu,mereka meminta Polda Sulbar mengusut terkait dugaan kecurangan yang terjadi dalam proses rekrutmen CPNS Kemenkumham tahun 2019.

"Kami akan lakukan proses pelaporan di Polda Sulbar terkait masalah ini. Akan meminta yang melakukan nepotisme dan KKN diproses secara hukum," pungkasnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved