Breaking News:

Tribun Sinjai

Desa Terasa Baru Miliki 1 Kilometer Jalan Mulus Sejak Indonesia Merdeka, Begini Perjuangan Warga

Seto menyampaikan bahwa jalanan ini baru satu kilometer yang dikerja untuk tahap awal.

TRIBUN-TIMUR.COM/SAMBA
Bupati Sinjai A Seto Gadhista Asapa sedang berbincang dengan Kadis Kominfo Irwan Suaib di atas jalan mulus cor beton Desa Terasa, Selasa (3/11/2020) 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI BARAT- Bupati Sinjai Sulawesi Selatan, Andi Seto Gadhista Asapa bersama Wakil Bupati Sinjai, Andi Kartini Ottong meresmikan jalan baru saja dikerja di Desa Terasa, Selasa (3/11/2020).

Seto menyampaikan bahwa jalanan ini baru satu kilometer yang dikerja untuk tahap awal.

Dan rencanya tahun depan kembali akan dilanjutkan pengerjaannya.

" Saat ini sudah ada satu kilometer dikerja Pemkab dan rencana tahun depan akan kami lanjutkan lagi untuk jalanan kabupaten yang belum dikerja tahun ini," kata Andi Seto saat berada di desa itu.

Rencananya tahun depan akan dilanjutkan jalan rusak yang belum pernah tersentuh pekerjaan jalan mulus.

Jalanan yang berkelok-kelok dan terjal itu baru mulus dalam bentuk pekerjaan jalan sejak Indonesia merdeka.

Masyarakat setempat mengaku bersyukur karena sudah dikerja jalanannya meski baru sepotong.

Desa Terasa ini memiliki delapan dusun dengan jumlah penduduk sekitar 2000 an lebih jiwa.

"Kami bersyukur karena sejak desa ini berdiri baru ada sepotong jalannnya mulus (jalan cor beton)," kata Ana Rusman, salah seorang tokoh masyarakat setempat.

Ia mewakili masyarakatnya berharap ke Bupati Andi Seto dan Andi Kartini agar tahun depan, kembali bisa melanjutkan pengerhaan jalan tanah menjadi jalan mulus.

Ana Rusman mengungkapkan, masih ada sekitar 20 kilometer yang jalanannya rusak parah butuh perhatian pemerintah.

Sebelumnya masyarakat menggunakan tenaga kuda untuk mengangkut hasil buminya ke Desa Bontosalama yang sudah lebih awal mulus jalannya.

Dan terakhir dan pertama di zaman Bupati Andi Rudianto jalanan di desa itu sudah dikerja dalam bentuk perkerasan.

Oleh masyarakat pun mulai mengganti ternak kuda menjadi kendaraan sepeda motor.

Namun penggunaannya tetap terbatas karena jika musim hujan sangat sulit dilintasi karena licin. (*)

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved