Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilkada Majene

KPU Siapkan Penerjemah Bahasa Isyarat Debat Publik Pilkada Majene

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) memastikan menyiapkan penerjemah bahasa isyarat dalam debat publik.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Hasriyani Latif
KPU Majene
Komisioner KPU Majene, Zulkarnain Hasanuddin. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) memastikan menyiapkan penerjemah bahasa isyarat dalam debat publik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Langkah KPU ini untuk memfasilitasi kelompok disabilitas agar bisa menyimak debat publik calon Bupati dan Wakil Bupati yang mulai dilaksanakan 14 November untuk tahap pertama.

Tahap kedua digelar 28 November 2020 mendatang.

Menurut Komisioner KPU Majene, Zulkarnain Hasanuddin, Minggu (1/11/2020) dengan adanya penerjemah bahasa isyarat, kelompok Disabilitas bisa mengetahui visi dan misi kedua pasangan calon.

"Dalam debat nanti KPU Majene memberikan akses bagi Difabel untuk dapat menyaksikan kegiatan kita dengan akan menghadirkan penerjemah bahasa isyarat," katanya.

Akses bagi kelompok Disabilitas sudah diatur dalam PKPU 13 2020 serta PKPU 11 2020 dan pertegas lagi dalam juknis 465 sebagai pedoman teknis dalam pelaksanaan Kampanye.

Selain ditahapan debat, KPU juga memastikan akan mempermudah bagi kelompok penyandang disabilitas pada saat pencoblosan nanti

KPU berjanji memberikan fasilitas dan menjadikan Tempat Pemungutan Suara (TPS) ramah terhadap pemilih difabel.

Partisipasi kaum difabel dipandang menjadi salah satu parameter kesuksesan pada pemilihan calon bupati dan wakil bupati tahun ini di Majene.

Seperti pada pemilu sebelumnya, terdapat 300 lebih kelompok Disabilitas masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT).(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved