Sepak Terjang Benny Tjokro, Dulu Konglomerat Kini Divonis Penjara Seumur Hidup Kasus Jiwasraya

Kini atas kasus korupsi Asuransi Jiwasraya, dan kasus pencucian uang Benny Tjokrosaputro divonis penjara seumur hidup.

istimewa
Sepak Terjang Benny Tjokro, Dulu Konglomerat Kini Divonis Penjara Seumur Hidup Kasus Jiwasraya 

TRIBUNTIMURWIKI.COM- Nama Benny Tjokro mencuat saat dirinya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Jiwasraya.

Sejak awal tahun 2020, namanya terus disebut-sebut dan ramai jadi perbincangan media.

Kini atas kasus korupsi Asuransi Jiwasraya, dan kasus pencucian uang Benny Tjokrosaputro divonis penjara seumur hidup.

Ia yang dulu dikenal sebagai konglomerat Indonesia, harus terkena imbas atas kasus yang menimpanya.

Majelis Hakim juga menjatuhkan pidana tambahan terhadap Benny Tjokro berupa kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp 6.078.500.000.000.

Benny Tjokrosaputro adalah sosok yang sudah malang melintang dan sangat terkenal di dunia keuangan, terutama saham.

Bagiamana perjalanan karier Benny Tjokrosaputro sebelum akhirnya terjerumus di dunia saham yang telah membesarkan namanya?

Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro, divonis penjara seumur hidup.

Ia terlibat dalam kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menyatakan Benny Tjokro terbukti secara sah dan meyakinkan bersama sejumlah pihak lain bersalah telah melakukan korupsi terkait pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya.

Tak hanya itu, Majelis Hakim menyatakan Benny Tjokro telah melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

"Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang," kata Ketua Majelis Hakim Rosmina saat membacakan amar putusan terhadap Benny Tjokro di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (26/10/2020) malam.

Tak hanya pidana penjara seumur hidup, Majelis Hakim juga menjatuhkan pidana tambahan terhadap Benny Tjokro berupa kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp 6.078.500.000.000.

"Jaksa akan menyita harta benda Benny Tjokro dan melelangnya untuk menutupi uang pengganti jika dalam waktu sebulan setelah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap Benny Tjokro belum juga membayar uang pengganti," kata Hakim Rosmina.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved