Bulan Inklusi Keuangan 2020
Realisasi PEN Sulsel Capai Rp 8,16 T
Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2020 menggelar Dialog Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di The Rinra Hotel
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2020 menggelar Dialog Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di The Rinra Hotel, Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar, Sulsel, Senin (26/10/2020).
Dalam dialog ini terungkap, realisasi PEN di Sulsel sebanyak Rp 8,16 triliun.
Hadir langsung Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Bambang Kusmiarso; Kepala OJK Regional 6 Sulampua, MN Subandi; Kepala Biro Ekonomi Pemprov Sulsel, Since Erna Lamba; dan Kepala Kanwil DJPB Sudarmanto.
Subandi mengatakan, hambatan dalam literasi dan inklusi keuangan.
"Kami bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk mengakses daerah Regional 6 Sulampua yang sangat luas ini," katanya.
Menurutnya, tantangan dalam inklusi keuangan adalah
Sementara itu, Bank Indonesia berkomitmen untuk membantu pemerintah dengan membeli surat berharga negara (SBN).
"Ada juga bauran kebijakan, penurunan suku bunga kebijakan seperti memperluas kebijakan ekonomi," katanya.
Ia menyampaikan, UMKM mempunyai jumlah banyak tapi perannya sedikit.
"Kami selalu mendorong UMKM bisa tumbuh menjadi besar. UMKM selama ini sangat baik dalam bertahan di kondisi krisis," katanya.
Menurutnya, problem UMKM biasanya di hal manajemen.
Since Erna Lamba menyampaikan, Pemprov Sulsel berkomitmen untuk mendukung pemulihan ekonomi.
"Ada banyak hal kita lakukan. Ketua PHRI Sulsel, Pak Anggiat Sinaga selalu berkomunikasi jika ada restoran atau hotel yang tutup. Sehingga, hal itu yang kami laporkan ke Pak Gubernur sehingga ada banyak program bersama sehingga ekonomi bisa terus berputar," katanya.
Sementara itu, Sudarmanto menyampaikan data realisasi PEN di Sulsel sebanyak Rp 8,16 triliun.
"Ini memang nilai kecil dibandingkan di Jawa tapi memang kebutuhan di sini begitu," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bulan-inklusi-keuangan-bik-2020-menggelar-dialog-program-pemulihan-ekonomi-nasional-pen.jpg)