Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bulan Inklusi Keuangan 2020

Kredit Belum Lancar, Ini Tanggapan Bos Bank Indonesia Sulsel

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulsel, Bambang Kusmiarso menanggapi masih sulitnya kredit di perbankan.

Tayang:
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/MUH HASIM ARFAH
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulsel, Bambang Kusmiarso menjadi pembicara dalam dialog Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di The Rinra Hotel, Jl Metro Tanjung Bunga Makassar, Senin (26102020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulsel, Bambang Kusmiarso menanggapi masih sulitnya kredit di perbankan.

Data otoritas jasa keuangan (OJK), Adapun penyaluran Kredit mengalami perlambatan -2,36% (yoy) menjadi Rp 121,22triliun akibat pandemi penyebaran Covid-19.

Hal ini dia sampaikan di sela-sela Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2020 yang berlangsung di The Rinra Hotel, Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar, Sulsel, Senin (26/10/2020).

Bambang Kusmiarso tidak menanggapi secara langsung hal itu.

Menurutnya, Bank Indonesia lebih melihat lebih besar dari sistem stabilitas keuangan.

"Sistem keuangan itu harus kita perlakukan secara hati-hati, karena kami melihat dari sisi itu. Hemat saya semua sudah memikirkan ke arah situ karena kan tidak ada yang mau toh," katanya.

Menurutnya, efek pandemi yang menghantam ekonomi nasional dan lokal ini tidak ada yang mau.

"Ekonomi kita terpuruk di kuartal kedua," katanya.

Terkait stimulus pemulihan ekonomi nasional (PEN) untuk perbankan swasta, Bank Indonesia meminta adanya sinergi.

"Nanti teman-teman OJK, tapi apapun program untuk pemulihan ekonomi nasional adalah sinergi," katanya.

"Untuk menciptakan sinergi yakni harus ada komunikasi, koordinasi dan kolaborasi,"(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved