Breaking News:

Kalla Business Outlook

Permintaan Properti Kota Besar Turun Hingga 100 Persen, Makassar Hanya -19 Persen

Kalla Business Outlook kembali hadir untuk hari kedua yang melalui jaringan virtual, Kamis (22/10/2020).

Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/MUH HASIM ARFAH
Vice President Group Head of Corporate Banking, Roland Perdana. 

Ia menyampaikan, penjualan properti di kota-kota besar menurun drastis.

Tapi, permintaan properti kota Makassar menurun tapi tidak terlalu dalam yakni -19,1 persen.

Sementara itu permintaan properti di kota lain seperti Medan turun -32 persen, Bandung -90 persen, Medan, Bali, Semarang, dan Batam masing-masing -100 persen.

"Penurunan permintaan di Kota Makassar tidak terlalu menurun," katanya.

Untuk penjualan properti, Roland memberikan masukan untuk pembangunan rumah harus menerapkan konsep smart city.

"Smart city adalah entrypoin untuk meningkatkan penjualan, ini adalah hal yang dinantikan oleh investor," katanya.

BNI belum membiayai end user untuk akuisisi lahan.

"Kita terbatas di soal aturan OJK, objek itu harus dalam bentuk dikendalikan dan dikuasai baru kita bisa masuk," katanya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved