Breaking News:

Pemprov Sulsel

Pemprov Sulsel Tawarkan 3 Proyek ke Badan Penanaman Modal Singapura

Pemerintah Sulawesi Selatan menawarkan tiga proyek yang bersifat ready-to-offer dalam webinar Road to Indonesia Investment Day 2020 ke-11

Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Suryana Anas
Istimewa
Webinar Road to Indonesia Investment Day 2020 ke-11 yang dilaksanakan KBRI Singapura dan didukung oleh Perwakilan Bank Indonesia dan Perwakilan Badan Koordinasi Penanaman Modal di Singapura (IIPC). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Sulawesi Selatan menawarkan tiga proyek yang bersifat ready-to-offer dalam webinar Road to Indonesia Investment Day 2020 ke-11 yang dilaksanakan KBRI
Singapura dan didukung oleh Perwakilan Bank Indonesia dan Perwakilan Badan Koordinasi Penanaman Modal di Singapura (IIPC).

Tiga proyek yang ditawarkan oleh Sulsel yaitu proyek Makassar Waste Management, Maros Industrial Area, dan Special Economic Zone Selayar.

Kegiatan yang dilakukan secara daring ini dihadiri oleh kurang lebih 150 peserta terdaftar yang membahas proyek investasi di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dalam rilis ke Tribun, Kamis (22/10/2020), Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Singapura, Didik Eko Pujianto menyampaikan, Sulsel merupakan provinsi yang menjadi hub ke Indonesia bagian timur.

Sulsel juga memiliki banyak potensi sumber daya alam, diantaranya perikanan, pertanian, serta
potensi bahan tambang seperti nikel, biji besi dan timbal hitam.

Baru-baru ini Garuda Indonesia  juga membuka rute penerbangan dari Makassar ke Singapura, yang dikhususkan untuk kargo dan bertujuan untuk semakin meningkatkan perdagangan dari Sulsel dan kawasan timur Indonesia ke Singapura.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan bahwa Sulsel memiliki potensi investasi yang sangat besar, khususnya di sektor pertanian, pariwisata dan
perikanan.

Selain itu, berbagai kebijakan juga dilaksanakan oleh pemerintah provinsi Sulsel untuk semakin mendorong mudahnya berinvestasi dan melakukan usaha di Sulsel, khususnya bagi para investor asing.

Dalam acara webinar ini, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo juga menyampaikan menyampaikan pentingnya menjaga stabilitas makro dan keuangan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang
berkesinambungan.

Turut memberikan sambutan dalam webinar ini, Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia yang menyatakan, BKPM senantiasa siap memfasilitasi para investor yang akan melakukan investasi di Indonesia, mulai dari perizinan, pemberian insentif dan jaminan
kemudahan investasi. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved