Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kalla Business Outlook

Wakil Ketum Kadin Masih Yakin Penjualan Mobil Naik di 2021

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Industri, Johnny Darmawan menjadi salah satu narasumber dalam Kalla Business Outlook, Rabu (21/10/2020).

Tayang:
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/HASIM
Wakil Ketua umum Kadin Bidang Industri, Johnny Darmawan 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Industri, Johnny Darmawan menjadi salah satu narasumber dalam Kalla Business Outlook, Rabu (21/10/2020).

Ia memaparkan tentang penjualan mobil di masa pandemi Covid-19.

Tahun 2019, penjualan 1.030.126 unit, tetapi saat pandemi Covid-19, penjualan mobil menurun hingga menyentuh titik 323.507 unit hingga Agustus 2020.

Tapi, dia masih berharap adanya kenaikan penjualan dengan berbagai kebutuhan di tahun 2021.

"Andaikan tak ada Covid-19 tahun ini, kita bisa tembus menjual 2 juta unit karena kita punya motorization masih rendah. Kita kalah dengan Thailand," kata Johnny.

Sebelumnya, dia pernah mengatakan, di Indonesia dari 1.000 penduduk baru ada sekitar 70-80 yang mampu membeli mobil.

Sementara di Thailand sudah lebih dari itu. Memang, sebelumnya penyebaran penjualan mobil di daerah di luar Pulau Jawa masih belum merata.

Namun, menurutnya, saat ini banyak merek otomotif yang sudah menjangkau daerah-daerah di luar Pulau Jawa.

"Sekarang kan semua merek udah buka diler. Kalau dulu kan susah. Hampir 80-90 persen penjualan itu terjadi di Pulau Jawa, 40-50 persen di sekitar Jakarta. Sekarang kan Pulau Jawa hanya 60-70 persen. Di tempat lain udah 40 persenan. Jadi udah mulai naik, Sumatera naik, Sulawesi naik," tuturnya.

Mantan presiden direktur PT Toyota Astra Motor (TAM) ini mengatakan, saat ini pemerintah juga menggenjot supaya tahun 2040 adanya migrasi mobil berbahan bakar BBM menjadi listrik.

"Kalau Toyota sih sudah punya teknologi itu, tapi apakah kesiapan kita sudah siap? Itu yang harus dipikirkan," katanya.

Menurutnya, Toyota sangat hati-hati dalam menerapkan mobil terbaru.

"Apalagi mobil listrik terkendala di soal baterai, apakah baterai itu aman? Bagaimana teknologinya," katanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved