Listrik PLN
VIDEO: Puluhan Tahun Gunakan Pelita, Warga Dusun Bonto Panno Maros Akhirnya Nikmati Listrik PLN
Sebanyak 39 rumah dan 1 masjid di Dusun Bonto Panno, Desa Limapoccoe, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan akhirnya dialiri listrik.
Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUNMAROS.COM, CENRANA - Sebanyak 39 rumah dan 1 masjid di Dusun Bonto Panno, Desa Limapoccoe, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan akhirnya dialiri listrik.
Sebelumnya warga di Dusun Bonto Panno ini harus menggunakan pelita sebagai penerang selama puluhan tahun.
PLN Sulselrabar melalui program CSR Penyalaan Listrik Desa 1 Dusun menelan biaya hingga Rp 2 miliar.
Dimana kapasitas Kwhnya bervariasi, dari 450 watt hingga 900 watt, dan masih merupakan level subsidi.
Senior Manager SDM PLN Wilayah Sulselrabar, Mundhakir, Selasa (20/10/2020) mengatakan hal ini sudah diusulkan sejak 2018, namun baru terealisasi tahun 2020.
"Alhamdulillah Dusun ini sudah bisa kami aliri listrik, dan semoga ini terus berlanjut, karena rencananya tahun ini semua daerah sudah bisa menikmati listrik," ujarnya.
Sementara itu Bupati Maros, Hatta Rahman mengatakan, pihaknya akan mengupayakan dusun yang belum dialiri juga bisa segera dimasukkan listrik.
"Kami upayakan secepatnya, karena untuk memasukkan listrik itu juga butuh infrastruktur yang memadai. Karena untuk memasukkan tiang-tiang listrik itukan butuh jalan yang memadai," terangnya.
Salah satu warga Dusun Bonto Panno, Imuna mengungkapkan rasa terima kasihnya. Sebab selama puluhan tahun, ia harus menggunakan pelita sebagai penerang di malam hari.
"Sejak dulu memang disini tidak ada listrik, jadi kami pakai pelita. Alhamdulillah waktu Jumat listrik sudah masuk, jadi sudah tidak perlu lagi pakai pelita, apalagi ini biaya pemasangannya (Kwh) gratis," tuturnya.
Simak videonya:(*)