Breaking News:

Human Interest Story

Kisah Nenek Mata Jadi Gembala Sapi, Tinggal di Rumah Tua dan Rawat Dua Saudara yang Sakit

Kisah Nenek Mata jadi gembala sapi, tinggal di rumah rumah tua dan rawat dua saudara yang sakit. Untuk makan saja sulit bagi dia

Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/KASWADI
Kondisi Tondeng saudara nenek Mata yang mengidap katarak 

TRIBUNBONE.COM, AWANGPONE - Kisah Nenek Mata jadi gembala sapi, tinggal di rumah rumah tua dan rawat dua saudara yang sakit.

Untuk makan saja sulit bagi dia. Tidak ada penghasilan tetap tiap harinya.

Beban berat harus dipikul Nenek Mata, warga Desa Abbanuang, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Di usia yang sudah senja, ia seorang diri harus merawat kedua saudaranya.

Satu saudaranya menderita katarak dan pengelihatannya terbatas. Sementara satu saudaranya lagi mengalami gangguan psikologis.

Ia mengatakan saudaranya yang mengalami katarak bernama Tondeng.

Ia rawat sejak empat tahun lalu usai Tondeng berpisah dengan suaminya. Sedangkan saudaranya yang satu bernama Boge. Ia rawat sudah puluhan tahun.

Tak ada rasa mengeluh terlihat diwajahnya. Ia merawat kedua saudaranya dengan ikhlas.

Mata bercerita, kondisi Tondeng yang kini berusia 70-an sudah kesulitan naik turun rumah.

Penglihatan terbatas dan dia tidak kuat lagi menaiki anak tangga.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved