Breaking News:

Kasus Pencabulan

Ayah di Mamasa Cabuli Anak Angkat Saat Istri Tak di Rumah, Terungkap Saat Rekan Korban Melapor

Melati yang masih kelas 1 SMP, menjadi korban kebejatan pria yang tak lain adalah ayah angkatnya sendiri.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/SEMUEL
Kepala Satreskrim Polres Mamasa, Iptu Dedi Yulianto 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Untuk kesekian kalinya, Kepolisian Resort Mamasa, Sulawesi Barat, mengungkap kasus kekerasan seks terhadap anak di bawah umur.

Belum usai kasus oknum ASN yang mencabuli anak di bawah umur berusia 8 tahun, kini kepolisian kembali menangkap seorang warga yang diduga kuat telah mencabuli anak angkatnya.

Sebut saja Melati (13). Melati yang masih kelas 1 SMP, menjadi korban kebejatan pria yang tak lain adalah ayah angkatnya sendiri.

Melati telah dicabuli ayah angkatnya AS (inisial), sebanyak tiga kali sejak 16-17 Mei 2020.

Dijelaskan Kepala Satreskrim Polres Mamasa, Iptu Dedi Yulianto, Kamis (15/10/2020), Melati diadopsi oleh AS sejak masih berusia 8 bulan yang merupakan anak dari kerabat istrinya, lantaran tidak memiliki keturunan.

Sejak diadopsi, AS dan istrinya tinggal serumah dengannya di salah satu desa di Kecamatan Messawa, hingga Melati beranjak remaja.

Dedi mengungkapkan, kasus ini terungkap setelah korban menceritakan kejadian yang ia alami kepada rekannya inisial R dan N.

Rekannya kata Dedi, lalu menceritakan kepada orangtua kandung korban.

"Dari situlah orangtua korban melaporkan kejadiannya kepada sekertaris desa setempat," ungkapnya.

Berawal dari keterangan itu, lanjut Dedi, Sekretaris Desa melaporkan ke pihak polisi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved