Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Kapan Lanjutan Liga 1 2020 Digelar? PSM Tunggu Kepastian

PT Liga Indonesia Baru (LIB) bersama klub Liga 1 dan Liga 2 Indonesia mengagendakan pertemuan atau manager meeting di Yogyakarta.

Tayang:
Editor: Suryana Anas
Media Officer PSM
Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim saat berada di salah satu Bandara di Indonesia yang diunggah di akun Instagram pribadinya beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Liga Indonesia Baru (LIB) bersama klub Liga 1 dan Liga 2 Indonesia mengagendakan pertemuan atau manager di Yogyakarta.

Sebelum pertemuan ini berlangsung, beberapa hari sebelumnya LIB juga bertemu dengan PSSI.

Pembahasan dalam pertemuan LIB dan PSSI ini pun dibocorkan oleh CEO PSIS, Yoyo Sukawi.

Menurutnya ada dua kesimpulan yang diambil pada pertemuan itu

Yakni Liga 1 digelar November mendatang sebagai opsi pertama. Kemudian opsi kedua yakni Liga 1 bisa digelar pasca Pilkada serentak, 9 Desember 2020 mendatang.

Kedua opsi ini disinyalir akan dibahas dan ditawarkan kepada klub Liga 1 yang akan menggelar pertemuan hari ini bersama LIB.

Hanya bocoran opsi ini belum ditanggapi langsung oleh LIB dan PSSI hingga saat ini.

Terkait hal tersebut manajemen PSM Makassar enggan menafsirkan lebih jauh.

Media officer PSM, Sulaiman Abdul Karim, yang dikonfirmasi mengatakan dirinya masih menunggu hasil dari rapat atau pertemuan resmi.

Untuk dua opsi yang beredar ia mewakili manajemen Juku Eja' enggan mencampurinya lebih jauh.

"Kami menunggu yang pasti-pasti saja dulu," singkatnya saat dihubungi, Senin (12/10/2020).

Namun menurut pria yang akrab disapa Sule ini mengatakan bahwa secara umum PSM memginginkan Liga 1 bisa digelar dalam waktu dekat.

Bahkan ia menyebut bukan hanya PSM tentunya yang menginginkan hal tersebut, tetapi seluruh klub Liga 1.

"Saya kira semua klub lah sepakat Liga 1 bisa bergulir lebih cepat," sambungnya.

Pernyataan Sule itu cukup beralasan mengingat PSM sudah cukup lama stay di Yogyakarta menunggu kepastian.

PSM menjadi salah satu klub luar Jawa yang memilih berhomebase di Yogyakarta.

Kala itu PSM tiba di Kota Pelajar itu pada akhir September lalu.

Dengan harapan Liga 1 digelar di awal Oktober, seperti agenda awal LIB dan PSSI sebelum adanya pernyataan dibatalkan.

Terpisah Presiden Red Gank, Sul Dg Kulle, mengatakan bahwa jika nantinya dua opsi tersebut yang akan dibahas pada pertemuan LIB dan klub Liga 1, akan sangat sulit jika digelar setelah Pilkada.

Menururtnya, waktu yang akan digunakan untuk kompetisi 2020 tak cukup untuk menyelesaikan seluruh pertandingan.

"Opsi setelah Pilkada cukup berat, karena Desember berarti kalau kompetisinya tetap dua putaran kapan selesainya? Ini akan terganggu pastinya dengan jadwal musim 2021," ucapnya.

Sul pun menyampaikan jika nantinya kompetisi tidak bisa bergulir November dan akan dipilih Desember lebih baik formatnya diubah.

Atau kompetisi dihentikan saja, sembari menunggu kompetisi musim berikutnya.

"Kalau hanya satu putaran okelah, tapi kalau tetap dua putaran sangat susah. Atau sekalian musim 2020 ini dianggap tidak ada saja supaya fokus ke musim berikutnya dengan persiapan yang lebih matang," tutupnya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved