Tribun Mamasa
Banjir di Messawa Mamasa Terjang Puluhan Hektar Sawah, Petani Gagal Tanam
Tetapi juga menyebabkan banjir di Desa Rippung, Kecamatan Messawa, pada Kamis (8/10/2020).
Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Sudirman
TRIBUNMAMASA.COM, MESSAWA - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, tidak hanya mengakibatkan longsor disejumlah titik.
Tetapi juga menyebabkan banjir di Desa Rippung, Kecamatan Messawa, pada Kamis (8/10/2020).
Akibatnya, puluhan hektare persawahan milik warga yang siap panen rusak parah akibat tertutup material banjir.
Puluhan hektare sawah milik warga yang sudah ditanami, tertimbun pasir serta batang pohon besar yang terbawa arus saat banjir.
Bencana ini berdampak kerugian bagi petani, karena dipastikan puluhan hektare sawah milik warga bakal gagal panen.
Melda warga setempat menerangkan, banjir itu terjadi pada Jumat (8/10/2020), sekitar pukul sekitar pukul 18:30 Wita.
"Hujan deras yang turun sejak siang hingga sore, mengakibatkan air sungai naik hingga terjadi banjir dan longsor,” ungkap Melda warga Desa Rippung, Sabtu (10/10/2020).
Melda yang juga merupakan Istri kepala Desa Rippung, menyebutkan, hampir semua area persawahan milik warga di 4 dusun di desa itu, tertimbun material banjir.
Tak ada korban jiwa dalam banjir bandang dan tanah longsor ini, namun kerugian materil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Warga berharap mendapat perhatian dari pemerintah, sebab sawah yang menjadi tumpuan hidup petani, sudah dipastikan gagal panen akibat bencana tersebut.
Laporan wartawan @sammy_rexta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/persawahan-warga-tertimbun-material-banjir.jpg)