Breaking News:

Tribun Palopo

Ratusan Polisi Jaga Puluhan Pendemo Tolak UU Cipta Kerja di Palopo

Aksi dilakukan di Jl Andi Djemma-Jl Andi Baso Rachim atau samping kiri Kantor Wali Kota Palopo.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Sudirman
ist
Aliansi Peduli Indonesia (API) demo tolak UU Cipta Kerja di Jl Andi Djemma-Jl Andi Baso Rachim, Kota Palopo, Sabtu (10/10/2020) sore 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Aliansi Peduli Indonesia (API), kembali turun ke jalan melakukan aksi unjuk rasa di Kota Palopo, Sabtu (10/10/2020) sore.

Aksi dilakukan di Jl Andi Djemma-Jl Andi Baso Rachim atau samping kiri Kantor Wali Kota Palopo.

Aksi tolak Undang-undang (UU) Cipta Kerja atau Omnibus Law adalah kali ketiga dilakukan aliansi mahasiswa dari berbagai kampus.

Pada Rabu-Kamis (7-8/10/2020), API melakukan aksi yang sama.

Bedanya, massa aksi kali ini hanya puluhan mahasiswa.

Jumlahnya jauh lebih sedikit dari aksi Kamis lalu yang berujung bentrok.

"Hari ini kami kembali menegaskan menolak UU Cpita Kerja atau UU 'Cilaka' ini," kata salah satu peserta aksi Muhaimin dalam orasinya

Pantauan tribun-timur.com, ratusan aparat kepolisian dari Polres Palopo menjaga aksi ini.

Dibantu puluhan personel TNI dan Satpol PP.

Mereka memenuhi setiap sudut kantor wali kota dan jalan di sekitaran titik aksi.

Kapolres Palopo AKBP Alfian Nurnas juga berada di lokasi.

Ia berdiri di belakang kantor wali kota atau di Lapangan Pancasila.

Diketahui, unjuk rasa tolak UU Cipta kerja pada Kamis kemarin berakhir ricuh.

Beberapa bagian pada Kantor DPRD Palopo rusak.

Massa juga membakar empat motor milik polisi dan pegawai DPRD.

Laporan Wartawan TribunPalopo.com, Chalik Mawardi

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved