Breaking News:

Tribun Pangkep

PMII Cabang Pangkep Desak Anggota DPRD Ikut Tolak UU Cipta Kerja

Sebelum mendatangi kantor DPRD Pangkep, mereka terlebih dahulu melakukan aksi unjuk rasa di jalan trans Sulawesi.

ist
Unjuk rasa yang dilakukan PMII Cabang Pangkep, di depan Gedung DPRD Pangkep, Rabu (7/10/2020 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pangkep, melakukan aksi unjuk rasa di kantor DPRD, Rabu (7/10/2020).

Sebelum mendatangi kantor DPRD Pangkep, mereka terlebih dahulu melakukan aksi unjuk rasa di jalan trans Sulawesi.

Sekitar 50 kader PMII berjalan kaki dari titik aksi pertama, di perempatan Taman Musafir Pangkep menuju ke depan Gedung DPRD Pangkep.

"Kami mendesak agar salah satu anggota DPRD mau keluar menemui kami, untuk bersama-sama membuat pernyataan sikap ikut menolak Omnibus Law," ujar Jendral Lapangan (Jenlap) Dandi Aditya.

Mereka menilai pengesahan UU ini merupakan bentuk pengkhianatan terhadap rakyat, karena disahkan tanpa melibatkan masyarakat.

"Jika tuntutan kami tidak diindahkan, kami akan terus melakukan desakan dan besok akan kembali dengan massa yang lebih banyak," tegasnya.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap pengesahan Undang-undang (UU) Cipta Kerja.

Menurutnya UU Cipta Kerja tidak pro terhadap rakyat kecil.

Sehingga mereka mendesak agar presiden tidak menandatangani RUU Cipta Kerja, dan mengeluarkan Perpu Pembatalan Omnibus Law.

Sementara Kabag Ops Polres Pangkep, Kompol M Zakir mengatakan, sekitar 90 personel Polres melakukan pengamanan.

"Kami menurunkan kurang lebih 90 personel untuk melakukan pengamanan," kata Kabag Ops Polres Pangkep, Kompol M Zakir.

Ia pun berharap agar aksi bisa berjalan damai, dan tidak ada kericuhan.

"Intinya aksi ini harus tetap berjalan baik, dan tidak terjadi menyebabkan kericuan," tutupnya.

Laporan Tribunpangkep.com,M Ikhsan

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved