Inalum Kuasai 20 Persen Saham PT Vale
Berdasarkan Amandemen KK, divestasi merupakan salah satu kewajiban yang harus dipenuhi oleh PT Vale
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Vale Indonesia Tbk mengumumkan pemegang sahamnya, Vale Canada Limited (VCL) dan Sumitomo Metal Mining Co Ltd (SMM) telah menyelesaikan penjualan dan pengalihan 20% kepemilikan saham di PT Vale melalui Bursa Efek Indonesia, kepada pembeli yang ditunjuk oleh
Pemerintah Republik Indonesia yakni PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum).
Hal ini lebih lanjut memenuhi kewajiban divestasi PT Vale berdasarkan Amandemen Kontrak Karya
tanggal 17 Oktober 2014 yang ditandatangani oleh PT Vale dan Pemerintah Republik Indonesia
(Amandemen KK).
Berdasarkan Amandemen KK, divestasi merupakan salah satu kewajiban yang harus dipenuhi oleh PT Vale untuk melanjutkan operasinya setelah tahun 2025.
“Penyelesaian divestasi ini menempatkan PT Vale pada posisi yang tepat untuk tetap berkontribusi bagi
pembangunan Indonesia dan memperkuat komitmen jangka panjang PT Vale terhadap pengolahan
sumber daya nikel guna peningkatan nilai tambah, keberlanjutan, dan pemberdayaan lokal di negara ini,”
kata CEO dan Presiden Direktur PT Vale, Nico Kanter, via rilis ke Tribun, Rabu (7/10/2020).
Ia mengatakan, percaya bahwa kemitraan strategis jangka
panjang dalam mengelola sumber daya mineral di Indonesia ini sangat berharga bagi semua pemegang
saham dan para pemangku kepentingan.
Penjualan dan pengalihan 20% saham berjumlah IDR5.524.604.331.100 (lima triliun, lima ratus dua puluh
empat milyar, enam ratus empat juta, tiga ratus tiga puluh satu ribu, seratus Rupiah) terdiri dari
1.987.267.745 saham.
Total 20% saham yang dijual dan dialihkan kepada Inalum masing-masing terdiri dari 14,9% dan 5,1% dari kepemilikan saham VCL dan SMM di PT Vale. Setelah menyelesaikan
Transaksi, VCL memiliki 44,3%2 saham dan SMM memiliki 15,0% saham di PT Vale atau total sebesar
59,3% saham.
“PT Vale menyambut baik Inalum sebagai pemegang saham dan mengucapkan selamat atas aliansi
antara VCL, SMM dan Inalum.
Hal ini memperkuat komitmen jangka panjang PT Vale terhadap kemakmuran, keberlanjutan, dan pemberdayaan lokal di Indonesia.
Kami juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Republik Indonesia atas dukungannya yang tiada henti," kata Nico Kanter.
Setelah Transaksi selesai maka struktur kepemilikan saham PT Vale menjadi sebagai berikut:Vale Canada Limited 4.351.403.820 (43,79%), Sumitomo Metal Mining Co Ltd 1.493.218.075 (15,03%), Vale Japan Limited 54.083.720 (0,55%), Sumitomo Corporation 14.018.480 (0,14%), PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) 1.987.267.745 (20,00%), Publik 2.036.346.880 (20,49%). Sehingga total saham sebesar 9.936.338.720.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kawasan-pertambangan-nikel-pt-vale-indonesia-di-sorowako-362020.jpg)