Breaking News:

Teknik Mesin Unhas Serahkan Alat Cuci Tangan Portabel ke Pondok Pesantren

Salah satu upaya pencegahan yang paling efektif adalah dengan senantiasa mencuci tangan menggunakan sabun.

Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Imam Wahyudi
ist
Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas), memberikan sumbangan alat cuci tangan kepada pondok pesantren, pustu dan TK di Kabupaten Gowa, Selasa (6/10/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Untuk mengurangi tingginya penyebaran covid-19 di Provinsi Sulawesi Selatan khususnya Kabupaten Gowa, berbagai tindakan pencegahan telah dilakukan.

Salah satu upaya pencegahan yang paling efektif adalah dengan senantiasa mencuci tangan menggunakan sabun.

Sabun terbukti secara efektif dapat merusak lapisan protein bagian luar dari Covid-19 dan pada kahirnya
dapat membunuh virus tersebut.

Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) yang berlokasi di Kabupaten Gowa turut serta berkontribusi dalam peminimalisasi penyebaran Covid-19.

Mereka memberikan sumbangan alat cuci tangan kepada pondok pesantren, pustu dan TK di Kabupaten Gowa, Selasa (6/10/2020).

Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Departemen Teknik Mesin, yang diwakili oleh Azwar Hayat dan Dr Muhammad Syahid menyumbangkan alat cuci tangan portabel kepada Pondok Pesantren Yatama Mandiri BKMT Gowa.

Ketua Yayasannya Nuraisah Hafidz mengatakan, alat tersebut akan membantu pencegahan covid di pesantren.

"Bantuan alat cuci tangan ini akan sangat membantu meminimalisir terjadinya penyebaran COVID-19 dari tamu yang berkunjung ke pondok pesantren," katanya.

Alat cuci tangan portable yang diletakkan di depan aula pintu masuk memudahkan tamu untuk melakukan cuci tangan.

Bantuan alat cuci tangan portable juga diberikan kepada TK Mustika dan Puskesmas Pembantu Yatama yang berlokasi berdekatan dengan Pondok Pesantren Yatama.

Sumbangan alat diterima langsung oleh Kepala Sekolah TK Mustika, Fatmawati dan Kepala Pustu
Yatama, dr Tri Oktaviani.

Fatmawati menuturkan edukasi mencuci tangan sangat diperlukan ditumbuhkan di anak-anak sejak dini.

“Kami sangat berterima kasih dengan bantuan alat
cuci tangan otomatis yang kami terima ini,” ujarnya.

Selain dengan alat cuci tangan portable, turut dipasang pula beberapa banner panduan cara
cuci tangan dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Kementrian Kesehatan sebagai
sarana edukasi hidup sehat di pesantren, sekolah dan pustu tersebut.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved