Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Penanganan Covid

Kasus Positif Corona di Maros Bertambah 6, 2 Dinyatakan Sembuh

Keenam, perempuan berumur 33 tahun, asal Bulu-bulu, Desa Ma'rumpa, melakukan isolasi mandiri di rumah.

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM/ANDI MUHAMMAD IKHSAN WR
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Maros, dr Syarifuddin 

TRIBUNMAROS.COM, TURIKALE - Kasus Covid-19 di kabupaten Maros terus meningkat.

Ada 4 tambahan kasus Covid-19 di Maros pada Jumat (2/10/20).

Pasien pertama, perempuan 42 tahun, asal BTN Nusa Idaman Blok B, Kelurahan Adatongang, Kecamatan Turikale, melakukan isolasi mandiri di rumah.

Kedua, laki-laki berumur 49 tahun, asal Griya Maros Indah Blok E, Kel. Bontoa Kec Mandai, melakukan isolasi mandiri di rumah.

Ketiga, perempuan berumur berumur 28 tahun, asal Jl Bambu Runcing, Kelurahan Pettuadae, Kecamatan Turikale, melakukan isolasi mandiri di rumah.

Keempat, laki-laki berumur 29 tahun, asal Griya Maros Indah Blok D, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai.

Kelima, perempuan berumur 37 tahun, asal Donier, Kelurahan Hasanuddin, Kecamatan Mandai, melakukan isolasi mandiri di rumah.

Keenam, perempuan berumur 33 tahun, asal Bulu-bulu, Desa Ma'rumpa, melakukan isolasi mandiri di rumah.

"Ada 6 tambahan kasus baru, dinyatakan positif tadi malam melalui uji swab," ujar Juru Bicara Penanganan Covid-19 Maros, dr Syarifuddin, Jumat (2/10/2020).

Namun, 2 orang juga dinyatakan sembuh, yang berasal dari Kecamatan Maros Baru, dan Lau.

Sehingga saat ini, dari 584 kasus, 523 diantaranya sudah dinyatakan sembuh. Dengan rincian, 48 konfirmasi aktif, 12 simptomatik (bergelajah), 36 asimptomatik (tidak bergejalah), dan 12 meninggal.

Ia pun mengimbau agar masyarakat tetap tenang, taat, dan mengikuti edaran dan imbauan pemerintah untuk selalu jaga jarak, tidak berkumpul, memakai masker dan yang paling penting tidak bepergian ke daerah terjangkit.

Serta melaporkan jika ada keluarga atau warga yang baru tiba dari daerah terjangkit untuk diperiksa.

"Yang pasti bahwa Covid -19 bukan penyakit aib, tetapi penyakit menular yang harus kita hadapi secara bersama-sama. Pemerintah tentu tidak dapat berbuat apa-apa tanpa dukungan dan kerjasama dari seluruh masyarakat untuk mencegah dan mengatasi pandemik ini," tutupnya

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. Tribun-timur.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved