Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribuners Memilih

Adama Nomor Urut 1, 1 Oktober Mulai Kampanye dan Serap Aspirasi Rakyat

Bagi Adama, nomor urut 1 menjadi momentum kampanye yang dimulai dari (1/10/2020) untuk turun mendengar aspirasi warga Makassar

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
Tim Adama
Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Adama), nomor urut 1 menjadi momentum kampanye yang dimulai dari (1102020) untuk turun menjemput dan mendengar aspirasi warga Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bagi pasangan calon Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Adama), nomor urut 1 menjadi momentum kampanye yang dimulai dari (1/10/2020) untuk turun menjemput dan mendengar aspirasi warga Makassar.

Danny Pomanto mengatakan, ia mengawali kampanye pada (1/10/2020), 1 bagi Pasangan Danny-Fatma sangatlah erat korelasinya dengan semangat yang terbangun selama ini.

“Hanya ada 1 Kandidat yang memiliki pasangan yang mewakili kaum perempuan, hanya ada 1 pilihan dari 4 kandidat dan tentunya hanya 1 pemenang di Pilkada Makassar ini, itulah kemudian hari ini tanggal 1 oktober kami mulai untuk menuju satu untuk kepentingan masyarakat Makassar, “ ujar DP sapaan akrabnya.

Soal waktu kampanye yang telah ditentukan oleh KPU Makassar sejak (26/9/2020), menurut DP, ia tak pernah merasa terlambat memanfaatkan momentum tersebut.

Dikarenakan kata DP, sejak ditetapkannya jadwal Kampanye oleh KPU, Danny-Fatma terlebih dahulu melakukan konsolidasi dengan para relawan dan tokoh masyarakat dalam menyusun agenda kampanye.

“Kami tidak pernah kehilangan momentum kampanye, kami punya strategi tersendiri. Jadi sejak 26 september kemarin, itu kami kumpulkan para relawan termasuk para tokoh masyarakat dalam penyusunan tekhnis kampanyenya, bukan hanya jadwal," ujarnya.

"Tapi kami juga menyusun agenda penting khususnya peraturan kampanye yang wajib kita taati, seperti penerapan protokol kesehatan, jumlah orang yang diperbolehkan dan tentunya himbauan kepada tim untuk setiap kampanye nantinya untuk tidak melibatkan anak yang bukan wajib pilih,“ jelas DP.

Selain itu, target kampanye Danny-Fatma bukan hanya fokus kepada mengajak masyarakat untuk memilihnya, tapi juga turun ke lorong untuk menjemput dan mendengar aspirasi warga.

“Banyak keluhan warga yang kita tampung hari ini, seperti dikeluhkannya soal pelayanan dari pemerintah kota, lambatnya insentif RTRW dan beberapa kelompok yang punya hak dalan anggara belanja Pemkot Makassar. Kemudian dikeluhkannya pengahapusan penasehat Wali kota dan banyak lagi keluhan - keluhan warga,“ kata DP.

Nah inilah kemudian kami Danny - Fatma akan memberikan angin segar akan keluhan warga tersebut dengan program yang pro rakyat dan tidak menawarkan janji.

“Kalau yang lainnya memberikan janji, tapi Danny-Fatma meawarkan Program dengan pelibatan masyarakat. Saat ini bukan janji yang diperlukan masyarakat, sebab satu bukti itu lebih baik daripada seribu janji,“ kata DP.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @fadhlymuhammad

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved