Breaking News:

Kabar Gembira! Arab Saudi Segera Buka Layanan Ibadah Umrah, Kapan Indonesia Boleh Kirim Jemaah?

Pemerintah Arab Saudi dikabarkan akan segera membuka layanan ibadah umrah di masa pandemi ini.

Editor: Anita Kusuma Wardana
TRIBUN TIMUR/SUKMAWATI
ILUSTRSI-Kabar Gembira! Arab Saudi Segera Buka Layanan Ibadah Umrah, Kapan Indonesia Boleh Kirim Jemaah? 

TRIBUN-TIMUR.COM- Sejak dilanda pandemi Covid-19, pemerintah Arab Saudi menghentikan layanan ibadah umrah bagi umat Islam di seluruh dunia.

Bahkan, saat penyelenggaraan Ibadah Haji, hanya bisa diikuti sekitar 1.000 orang.

Akibat pandemi Covid-19, jemaah asal Indonesia tak bisa menjalankan ibadah Umrah.

Pemerintah Arab Saudi dikabarkan akan segera membuka layanan ibadah umrah di masa pandemi ini.

Dikutip dari Kompas.com, Konsul Haji Konsulat Jenderal RI Jeddah Endang Jumali menjelaskan rencana pembukaan ibadah umrah oleh pemerintah Arab Saudi di masa pandemi Covid-19.

Berdasarkan info dari Saudi Press Agency sebagai link berita resmi yang terhubung dengan Kementerian Dalam Negeri Saudi, ada tiga tahapan yang akan dilakukan Arab Saudi untuk kembali menyelenggarakan umrah.

Pertama, mengizinkan warga negara Arab Saudi dan ekspatriat yang tinggal di Saudi (mukimin) untuk menunaikan ibadah umrah mulai 4 Oktober 2020.

Situasi di sekitar Kakbah di dalam Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, kosong dari para jamaah saat diberlakukan sterilisasi, Kamis (5/3/2020). Terkait merebaknya VIrus Corona, pemerintah Arab Saudi menutup sementara kegiatan umrah dan melakukan sterilisasi di sekitar Kakbah termasuk lokasi untuk melakukan sa’i di antara Bukit Safa dan Marwah.
Situasi di sekitar Kakbah di dalam Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, kosong dari para jamaah saat diberlakukan sterilisasi, Kamis (5/3/2020). Terkait merebaknya VIrus Corona, pemerintah Arab Saudi menutup sementara kegiatan umrah dan melakukan sterilisasi di sekitar Kakbah termasuk lokasi untuk melakukan sa’i di antara Bukit Safa dan Marwah. (AFP/ABDEL GHANI BASHIR)

"Izin ini hanya untuk 30 persen dari kapasitas Masjidil Haram sesuai hitungan protokol tindakan pencegahan penyebaran Covid-19, yaitu 6.000 jemaah umrah per hari," kata Endang melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (23/9/2020).

Kedua, mengizinkan ibadah umrah dan shalat di Masjidil Haram bagi warga negara Arab Saudi dan ekspatriat mulai 18 Oktober 2020.

Jumlahnya bertambah menjadi 75 persen dari kapasitas Masjidil Haram sesuai hitungan protokol tindakan pencegahan, atau 15.000 jemaah umrah per hari dan 40.000 jemaah shalat per hari.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved