Konsultan GTPP Sulsel: Klaster Perkantoran Cenderung Meningkat
Ahli Epidemologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) memberi solusi.
Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Tim Konsultan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sulawesi Selatan, Prof Ridwan Amiruddin mengatakan, kluster perkantoran cenderung mengalami peningkatan seiring dengan pembukaan aktifitas perkantoran.
"Reopen (pembukaan kembali) perkantoran dilakukan, namun tidak diiringi dengan disiplin terhadap protokol kesehatan," kata Ridwan via pesan WhatsApp, Selasa (22/9/2020) malam.
"Pada saat karyawan berkantor kembali, mereka seperti biasa tanpa adaptasi baru terhadap pencegahan paparan Covid-19," jelasnya.
Ini, kata dia, membuat klaster perkantoran patut diwaspadai. Mengingat beberapa pasien terkonfirmasi Covid-19 di akhir September ini dari area perkantoran.
"Seperti hari ini (Selasa) tambahan 121 pasien terkonfirmasi didapatkan dari kasus dari Jeneponto, Gowa, Bantaeng dan Makassar," ujarnya.
"Dengan cluster yang beragam. Mulai cluster kantor pemerintahan, cluster keluarga dan kluster perjalanan," jelasnya.
Ahli Epidemologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) memberi solusi.
"Setiap kantor menerapkan pengaturan penerapan protokol kesehatan. Dimana pengaturan jarak meja kerja staf, penyiapan hand sanitizer atau tempat cuci tangan dengan wajib pakai masker," katanya.
"Tidak hanya itu, jangan lupa pengukuran suhu tubuh secara reguler, swab test dan isolasi yang positif," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ketua-tim-konsultan-gtpp-covid-19-sulsel-prof-ridwan-amiruddin.jpg)