Breaking News:

Wanita Asal Indonesia Dibunuh Kekasihnya Pria Bangladesh Dalam Kamar Hotel, Ini Wajah Pelaku

Diberitakan The Straits Times Selasa (15/9/2020), pelaku bisa divonis hukuman mati atas perbuatannya tersebut.

Editor: Waode Nurmin
coconut/facebook
Seorang TKI yang bekerja sebagai PRT di Singapura Nurhidayati Wartono Surata tewas dibunuh sang pacar orang Bangladesh. 

TRIBUN-TIMUR.COM -  Seorang pria Bangladesh berusia 31 tahun membunuh pacarnya yang berasal dari Indonesia gara-gara tak terima korban meminta putus.

Mereka telah berpacaran selama 6 tahun dan hendak menikah, lalu emosi pria Bangladesh itu tersulut saat mengetahui calon istrinya punya pria lain dan tak mau mengakhiri hubungan gelapnya.

Diberitakan The Straits Times Selasa (15/9/2020), pelaku bisa divonis hukuman mati atas perbuatannya tersebut.

Pria bernama Ahmed Salim itu diadili di Pengadilan Tinggi Singapura, karena membunuh pekerja rumah tangga ( PRT) Nurhidayati Wartono Surata, di kamar Hotel Golden Dragon di Geylang, Singapura, pada 30 Desember 2018 malam.

Tak Bisa Lari, Wajah 7 Pelaku Pemerkosa Mahasiswi Makassar Sudah DIkantongi Polisi, Lagi Dikejar

Wakil Jaksa Penuntut Umum Hay Hung Chun menuduh Ahmed sudah berniat membunuh Nurhidayati yang kala itu berusia 34 tahun, dengan alasan pelaku membawa tali saat bertemu hari itu.

"Dia menyimpan tali sejak memergoki hubungan baru mendiang pada 9 Desember 2018," kata Wakil Jaksa Penuntut Umum Hay Hung Chun dikutip dari The Straits Times.

Namun Eugene Thuraisingam pengacara Ahmed berpendapat, kliennya telah diprovokasi oleh wanita tersebut yang diduga berkata, "Pria lain lebih baik dari kamu di ranjang dan lebih baik secara finansial."

Nurhidayati juga disebutnya mengancam akan membuat video di minggu berikutnya kalau Ahmed tidak percaya.

Pengacara lalu mengklaim Ahmed mengalami gangguan psikis, sehingga hukumannya seharusnya diringankan

Akan tetapi wakil jaksa penuntut umum menolak klaim Ahmed dengan menyebut perkataan itu "dibuat-buat" dan pelaku tidak memenuhi syarat untuk pengurangan hukuman.

tribunnews 
Pekerja konstruksi bernama Kamrul Abdul Hasan Quddus warga negara Bangladesh di Hukuman mati di Singapura.
Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved