Breaking News:

Tribun Makassar

Luhut Apresiasi Langkah Gubernur Sulsel Karantina OTG Corona di Hotel Berbintang

Hal ini seperti yang disampaikan Juru Bicara Menko Maritim dan Investasi Jodi Mahardi dalam keterangan di Jakarta, Jumat (18/9/2020)

Kompas.com
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Pandjaitan 

TRIBUN-TIMUR.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan memberikan apresiasi langkah Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan yang telah melakukan karantina bagi pasien tanpa gejala atau OTG Covid 19 di hotel-hotel berbintang.

Hal ini seperti yang disampaikan Juru Bicara Menko Maritim dan Investasi Jodi Mahardi dalam keterangan di Jakarta, Jumat (18/9/2020).

Menurut Jodi, permintaan itu disampaikan Luhut saat memimpin rapat koordinasi pengendalian Covid-19 secara virtual beberapa waktu yang lalu.

"Pak Menko minta para Gubernur meniru langkah yang telah dilakukan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah," kata Jodi seperti yang dikutip di ANTARA hari ini.

Luhut juga meminta gubernur 8 provinsi siapkan hotel untuk isolasi OTG Corona. Ruang karantina itu ditujukan bagi pasien berstatus OTG atau orang tanpa gejala hingga mereka yang bergejala ringan.

“Saya ingin agar mereka (OTG dan pasien bergejala ringan) dapat dirawat di pusat karantina supaya tidak berpotensi menularkan kepada keluarga," ujar Luhut dalam rapat koordinasi seperti dikutip juru bicara Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi, Kamis petang, 17 September 2020.

Delapan provinsi yang dimaksud adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, dan Papua. Luhut usul ruang karantina itu memanfaatkan hotel bintang dua dan tiga.

Pemanfaatan hotel juga menjadi solusi atas tingginya okupansi ruang perawatan insentif seperti ICU di rumah sakit.

Saat ini, komitmen penyediaan tempat isolasi mandiri sudah dilaksanakan oleh Provinsi Sulawesi Selatan.

Tak hanya itu, Luhut juga meminta pemerintah pusat bekerja sama dengan daerah dalam melakukan disinfeksi di sejumlah titik keramaian. Penyemprotan dilakukan setiap hari atau dua hari sekali.

Halaman
12
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved