Tribun Majene
Banyak Penyelenggara Positif Corona, KPU Majene Tunggu Keputusan Pusat
Jajaran KPU Majene tetap bekerja seperti biasa melaksanakan tahapan Pilkada 2020 yang sementara berlangsung.
Penulis: Hasan Basri | Editor: Sudirman
TRIBUN - TIMUR. COM, MAJENE -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Majene, Arsalin Aras belum menerima aturan resmi terkait penundaan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.
Jajaran KPU Majene tetap bekerja seperti biasa melaksanakan tahapan Pilkada 2020 yang sementara berlangsung.
"Hingga kini belum ada arahan dan petunjuk dari KPU RI terkait issu soal penundaan tahapan Pilkada 2020," Kata Arsalin Aras saat dikonfirmasi tribun menanggapi wacana penundaan Pilkada.
Wacana penundaan Pilkada menguat, karena banyaknya penyelenggaraan Pemilu yang dinyatakan terkonfirmasi positif terpapar virus Corona.
Menurut Arsalin, pihaknya tetap menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan KPU pusat terkait pelaksanaan Pilkada, khususnya di wilayah Majene.
"Sebagai penyelenggara, kami siap melaksanakan apapun Keputusan DPR RI dan Pemerintah, " Sebutnya.
Ia menambahkan untuk mengantisipasi penyebaran corona, KPU Majene memastikan bakal melaksanakan tahapan Pilkada 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19.
Pasalnya, secara kelembagaan KPU sudah ada petunjuk teknis dari KPU RI terkait hal tersebut.
KPU juga rencana akan melaksanakan Deklarasi dan Penandatanganan Pakta Integritas Penerapan Protokol Kesehatan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.
"Untuk KPU Majene Kami rencana laksanakan bersamaan saat Pengundian Nomor Urut Pasangan Calon tgl 24 September 2020 nanti, " Ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ketua-komisi-pemilihan-umum-kpu-majene-arsalin-aras-2192020.jpg)