Tribun Makassar

Ketua REI Sulsel M Sadiq Apresiasi Langkah Pemerintah Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan indikator ekonomi sudah mengarah positif.

Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/DIWAN
Ketua DPD REI Sulsel, M Sadiq saat menjadi narasumber dalam program Ngovi (Ngobrol Virtual) #13, Rabu (26/8/2020) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Sulawesi Selatan, M Sadiq mengapresiasi langkah-langkah pemerintah yang mempercepat Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). 

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan indikator ekonomi sudah mengarah positif. 

"Alhamdulillah, langkah-langkah pemerintah sangat penting untuk mengembalikan kondisi ekonomi," kata Owner Zarindah Group ini, Minggu (20/9/2020). 

Menurutnya, pemerintah harus menjadi leading sektor untuk mengembalikan kondisi ekonomi. 

"Dari sektor properti, kami berharap pemerintah dan stakeholder nya memberikan dukungan penuh terutama untuk kelancaran kredit di perbankan bagi user," katanya. 

Ketika ekonomi lancar maka akan membangkitkan 174 industri di belakang sektor properti.  

M Sadiq menyampaikan, era bisnis saat ini sangat berbeda dengan krisis moneter tahun 1998 dan krisis ekonomi 2008 di Amerika Serikat. 

"Krisis saat ini bukan cuman menghantam pengusaha besar tapi juga UKM (usaha kecil menengah). Dalam 3 bulan, pelaku usaha dalam kondisi bertahan," katanya. 

Menurutnya, hanya pemerintah yang bisa menggerakkan dan menyelamatkan  usaha. 

"Bola panasnya di pemerintahan, apakah memilih ekonomi atau kesehatan. Kalau kami, pasti ekonomi yang kami pentingkan, tapi protokol kesehatan jalan terus," katanya.

Ekonomi Sulawesi Selatan menunjukkan indikasi positif pada awal kuartal III 2020.

Salah satu indikasi adalah terbukanya semua sektor usaha di Kota Makassar dan berbagai wilayah Sulawesi Selatan.

Indikasi ekonomi salah satunya adalah ekspor dan impor. Nilai ekspor yang dikirim melalui pelabuhan Sulawesi Selatan pada bulan Juli 2020 tercatat mencapai US$ 104,04 Juta. 

Angka ini mengalami peningkatan sebesar 11,69 persen bila dibandingkan nilai ekspor bulan Juni 2020 yang mencapai US$ 93,15 Juta. 

Selaras dengan hal itu, capaian Juli 2020 tercatat mengalami peningkatan sebesar 10,40 persen dari kondisi bulan yang sama tahun sebelumnya yang mencapai US$ 94,24 Juta.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved