Breaking News:

Sektor Pariwisata Paling Terdampak Covid-19 atau Corona, Perlu Relaksasi Pajak Hotel dan Restoran

Pandemi Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 tidak hanya merusak ekosistem kesehatan.

SHUTTERSTOCK/GUITAR PHOTOGRAPHER
Destinasi wisata Pantai Kelingking, Nusa Penida, Bali. 

BALIKPAPAN, TRIBUN-TIMUR.COM - Pandemi Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 tidak hanya merusak ekosistem kesehatan.

Namun juga menyerang titik vital perekonomian.

Perekonomian Indonesia bahkan dunia, terus dibayang-bayangi resesi.

Menurut Ketua Bidang Kebijakan Publik Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo, Sutrisno Iwantono, dalam Webinar dan Launching TribunKaltara.com, bertajuk ' Menggerakkan Roda Ekonomi di tengah Pandemi Covid-19', Jumat (18/9/2020), masalah yang dihadapi dewasa ini sifatnya universal.

"Dari sisi pelaku usaha, tidak ada yg tidak terdampak. Namun tingkat keparahan berbeda antar sektor," ujarnya.

Menurutnya, jika dibandingkan secara sektoral, paling terkena dampak adalah berkaitan dengan lalu lintas orang. Yang itu sudah pasti adalah sektor pariwisata.

Merupakan sektor yang terdampak sangat signifikan, termasuk pendukungnya seperti hotel maupun restoran.

"Mungkin kemarin agak membaik, namun sekarang, khususnya di Jakarta terjadi penurunan lagi karena ada pembatasan sosial berskala besar," katanya menyebut.

Resesi Disertai Inflasi Jadi Momok Bagi Masyarakat di Tengah Pandemi Virus Corona

Sektoral lain adalah perdagangan atau ritel.

Masyarakat pedagang mengalami h ambatan karena tidak bisa keluar berdagang.

Halaman
1234
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved