Perusda Bone Mati Suri, Ini Penyebanya

Direksi nantinya, kata dia, diharapkan orang yang memiliki kapasitas, integritas dan visi misi

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Imam Wahyudi
Perusda Bone Mati Suri, Ini Penyebanya
TRIBUN TIMUR/KASWADI
Kantor Perusda Kabupaten Bone

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG BARAT - Perusahaan Daerah (Perusda) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) sudah lama mati suri.

Ketua Bapemperda DPRD Bone, Fahri Rusli menyampaikan Peraturan Daerah (Perda) tentang Perusda telah ditetapkan, tetapi hingga sekarang belum dilaksanakan.

"Perda Perusda sudah ditetapkan. Namun, percuma, sebab tidak ada progres. Untuk apa ditetapkan kalau hanya untuk koleksi," ucapnya Kamis (17/9/2020).

Kata dia, dalam proses pembentukan Perda Perusda sebelumnya, yang menjadi perdebatan adalah proses pemilihan direksi. Namun, hingga sekarang belum ada langkah untuk membentuk Perusda ke depannya.

Fahri Rusli, berharap agar Perusda segera dibentuk. Direksi nantinya, kata dia, diharapkan orang yang memiliki kapasitas, integritas dan visi misi ke depan dalam mengelolah jenis usaha daerah.

Diharapkan yang menjadi direktur nanti haruslah orang-orang yang memiliki kapasitas, kapabilitas, berintegritas, dan punya visi ke depan. Terpenting, harus bisa mengelolah jenis usaha daerah.

"Direksi nantinya harus mampu mengolah jenis usaha daerah, jangan sampai merugi," harapnya.

Sementara Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi menyatakan, jabatan direksi Perusda harus melalui lelang jabatan.

"Tidak ada lagi penunjukan, semua melalui proses lelang jabatan," ucapnya.

Untuk pelaksanaan lelangnya, ia harus melihat kesiapan dari panitia.

"Untuk kapan waktu lelang, kita lihat dulu kesiapan panitia," kata Bupati Bone dua periode ini.

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved