Breaking News:

Tribuners Memilih

KPU Majene Minta Istri Fahmi Massiara Lepaskan Status Sebagai ASN

KPU Majene meminta kepada Patmawati untuk menyerahkan surat keterangan pengunduran diri sebagai Aparatur Sipil (ASN).

TRIBUN-TIMUR.COM/HASAN BASRI
Ketua KPU Majene, Arsalin Aras. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE --Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Majene meminta kepada Patmawati untuk menyerahkan surat keterangan pengunduran diri sebagai Aparatur Sipil (ASN).

ASN yang maju menjadi bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, wajib mengundurkan diri.

"Kami tadi sudah sampaikan kepada bakal calon Bupati untuk menyerahkan paling lambat 30 hari sebelum hari H," kata Ketua KPU Majene, Arsalin Aras.

Sekedar diketahui Patmawati adalah bakal calon Bupati yang masih berstatus sebagai seorang Aparatur Sipil Negara.

Berdasarkan informasi diperoleh Tribun dari lama webiste Pemerintah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Patmawati merupakan salah satu Kepala Sekolah di Majene.

Mengenal masalah syarat pencalonan lanjut Arsalin, sudah memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan PKPU.

Syarat pencalonan sudah diserahkan para Partai Pengusung di Kantor KPU Majene, Rabu ( 16/09/2020) malam.

Bakal calon Bupati Patmawati selanjutnya mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan.

Pemeriksaan kesehatan rencana dijadwalkan pada tanggal 18 sampai 19 September 2020 di Rumah Sakit Wahidin Makassar.

"Tanggal 18 diawali sosialisasi Terkait pemeriksaan kesehatan. Sorenya dilanjutkan pemeriksaan narkoba melalui urine oleh BNN dan tanggal 19 kemudian pemeriksaan kesehatan," sebutnya. (*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved