Breaking News:

Kisah 29 Polisi Jerman Dapat Masalah karena Berbagi Foto Hitler dan Simbol Nazi

Sedikitnya 29 petugas polisi diskors di Jerman usai berbagi Foto Adolf Hitler dan ilustrasi palsu tentang pengungsi di kamar gas era Hitler di ponsel

Getty Images
Foto Hotler 

TRIBUN-TIMUR.COM - Sedikitnya 29 petugas polisi diskors di Jerman usai berbagi Foto Adolf Hitler dan ilustrasi palsu tentang pengungsi di kamar gas era Hitler di Ponsel mereka.

Hal itu diumumkan pejabat di negara bagian Jerman, North Rhine-Westphalia (NRW), Rabu (16/9/2020), menurut laporan yang dilansir dari Reuters pada hari yang sama.

Kelompok polisi itu dituduh menggunakan chat room sayap kanan, di mana mengandung konten ekstremis yang saling dibagikan, seperti Swastika dan simbol Nazi lainnya, yang melanggar konstitusi Jerman.

Insiden itu memalukan bagi polisi dan badan keamanan Jerman, yang menghadapi tuduhan tidak berbuat cukup tuntas untuk mengungkap kemungkinan adanya kekerasan yang dilakukan kaum nasionalis di dalam barisan kepolisian.

Ini adalah masalah sensitif di negara, di mana terdapat kesadaran kuat terhadap terjadinya genosida jutaan orang Yahudi pada Perang Dunia II oleh Nazi di bawah kekuasaan Hitler.

Kunjungan ke Pusat Perbelanjaan Makassar Paling Tinggi se-Indonesia di Masa Kebiasaan Baru

Pilkada Majene, Patmawati Siap Lanjutkan Visi Misi Fahmi Massiara Bersama Lukman

Spesifikasi iPad Air 4 dengan Chip Canggih A14 Bionic yang Resmi Dirilis Apple, Berapa Harganya?

"Ini adalah aib bagi polisi NRW," kata Menteri Dalam Negeri NRW Herbert Reul, yang mengumumkan penyelidikan terhadap 29 petugas pria dan wanita itu.

Beberapa tersangka dapat dituduh menyebarkan propaganda Nazi dan pidato kebencian dan dapat diberhentikan dari satuan kepolisian.

Sementara, yang lainnya dituduh gagal melaporkan rekan mereka terkait pelanggaran tersebut.

“Saya terkejut dan malu,” kata Frank Richter, kepala kepolisian di kota Essen tempat sebagian besar tersangka bekerja.

"Sulit untuk berkata-kata," lanjutnya.

Jaksa Jerman mengatakan bulan lalu mereka sedang menyelidiki seorang pensiunan polisi yang dicurigai mengirim email yang mengancam, yang ditandatangani dengan nama sekelompok pembunuh neo-Nazi, kepada tokoh-tokoh terkemuka berlatar belakang imigran.

Email tersebut beberapa dikirim ke legislator dengan latar belakang identitas Turki, ditandatangani "NSU 2.0", yang mengarah ke geng neo-Nazi "Nasional Sosialis Bawah Tanah", yang menewaskan 10 orang, terutama imigran, antara tahun 2000 dan 2007.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Saling Berbagai Foto Hitler dan Simbol Nazi, 29 Polisi Jerman Kena Masalah "

Editor: Rasni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved