Breaking News:

Kasus Pencabulan

Pelaku Pencabulan Anak Kandung di Mamasa Divonis 17 Tahun Penjara

Kini pelaku telah mendekam di rumah tahanan Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Mamasa usai divonis bersalah.

TRIBUN-TIMUR.COM/SEMUEL
Kuasa hukum M, pelaku pencabulan anak di bawah umur di Mamasa, Metusalach Z Ratu 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Masih ingat kasus perlakuan bejat ayah kandung beserta kakak kandung di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat yang tega mencabuli dara dagingnya sendiri?

Tak hanya ayah kandung, aksi bejat ini juga dilakukan DM kakak kandung dan sepupu korban.

Kini pelaku telah mendekam di rumah tahanan Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Mamasa usai divonis bersalah.

Menurut keterangan kuasa hukum pelaku, Metusalach Z Ratu saat dikonfirmasi di Mapolres Mamasa, Rabu (16/9/2020) siang, baik M maupun DM divonis 17 tahun enam bulan penjara.

Sebelumnya, M, DM, dan DA (sepupu korban), tega mencabuli korban yang masih 17 tahun berkali-kali hingga hamil.

Kasus ini terungkap pada Senin (27/1/2020) lalu, usai dilaporkan kerabatnya di Polres Mamasa.

Kuasa Hukum pelaku atas penunjukan Polres Mamasa, Metusalach Z Ratu mengatakan, oleh jaksa penuntut umum, pelaku dituntut pidana penjara 20 tahun enam bulan.

Namum saat persidangan, pihaknya menghadirkan lembaga adat yang sempat menangani kasus itu untuk memberikan kesaksian.

Alasan pemanggilan lembaga adat, kata dia, karena ketiga pelaku termasuk pelaku yang sudah bunuh diri, sudah dijatuhi hukum adat.

"Ini yang jadi salah satu pertimbangan sehingga ada pengurangan tuntutan yang diajukan jaksa 20 tahun menjadi 17 tahun penjara," terangnya.

Setelah putusan, dirinya meminta kliennya untuk menimbang-nimbang putusan itu. Namun kliennya menerima tuntutannya 17 tahun 6 bulan penjara.

"Jadi masing-masing menjalani tuntutan 17 tahun 6 bulan penjara," pungkasnya.(*)

Laporan Wartawan Tribunmamasa.com, @sammy_rexta

Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved