Breaking News:

Tribuners Memilih

KPU Sulsel: Balon yang Terkonfirmasi Covid-19 Tak Digugurkan, Pemeriksaan Kesehatannya Ditunda

Komisioner KPU Sulsel, Muhammad Asram Jaya menegaskan, bakal calon (balon) kepala daerah yang terkonfirmasi Covid-19 tak digugurkan.

TRIBUN-TIMUR.COM/MUHAMMAD FADHLY ALI
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan, Muhammad Asram Jaya 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan, Muhammad Asram Jaya menegaskan, bakal calon (balon) kepala daerah yang terkonfirmasi Covid-19 tak digugurkan.

"Untuk balon yang positif Covid-19, tahapan pemeriksaannya ditunda," kata Asram via pesan WhatsApp, Rabu (16/9/2020).

Sampai kapan penundaannya?

"Menunggu balon kepala daerah sampai negatif (sembuh dari Covid-19). Setelah itu ditetapkan jadwal pemeriksaan kesehatan," ujar Koordinator Divisi Teknis KPU Sulsel.

Adakah batas waktu bagi bakal calon kepala daerah sembuh dari pandemi Covid-19 tersebut?

Asram tidak menjawabnya. Terlebih, bila balon kepala daerah itu tidak sembuh hingga tahapan akhir Pilkada Serentak, pencoblosan pasangan calon (9/12/2020) mendatang.

"Belum bisa saya komentari dulu yang belum terjadi," ujarnya.

Seperti diketahui, ada dua balon kepala daerah yang belum melaksanakan pemeriksaan kesehatan.

Keduanya yakni calon bupati Luwu Utara Arsyad Kasmar dan calon bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @fadhlymuhammad

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved