Breaking News:

Kasus Pencurian

Beli HP Curian, Ibu Rumah Tangga di Takalar Dibekuk Polisi

Menurut keterangan BT, handphone yang dimilikinya hasil pembelian seharga Rp 1 juta dari perempuan MC.

Polres Takalar
Tim Resmob Sat Reskrim Polres Takalar dan Reskrim Polsek Galsel menangkap dua orang ibu rumah tangga (IRT) berinisial MC (29) dan BT (38) kasus pencurian gawai. 

TRIBUNTAKALAR.COM, TAKALAR - Dua orang ibu rumah tangga (IRT) berinisial MC (29) dan BT (38) terpaksa harus berurusan dengan aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Galesong Selatan (Galsel) Polres Takalar.

Keduanya ditangkap atas kasus pencurian telepon genggam atau gawai.

Paur Humas Polres Takalar Ipda Sumarwan, Rabu (16/9/2020) mengatakan kedua IRT tersebut ditangkap atas kasus dugaan pencurian handphone.

Satu diantaranya ditangkap sebagai penadah.

"Handphone hasil curian didapatkan di Dusun Paku dimiliki seorang IRT berinisial BT seorang penadah," katanya.

Setelah dilakukan pengembangan, polisi berhasil menangkap MC sebagai otak pelaku di Dusun Suli, Desa Galesong baru, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Menurut keterangan BT, handphone yang dimilikinya hasil pembelian seharga Rp 1 juta dari perempuan MC.

Handphone tersebut hasil pencurian MC di dashboard motor saat korbannya sedang berbelanja makanan.

"Hasil Interogasi MC membenarkan bahwa handphone tersebut hasil curian. Kemudian dijual ke BT untuk kebutuhan sehari-hari," pungkasnya.

Saat ini, kedua pelaku bersama barang bukti handphone hasil curian merek Vivo diamankan di Polsek Galsel Guna penyelidikan lebih lanjut.

Keduanya ditangkap Tim Resmob Sat Reskrim Polres Takalar dan Reskrim Polsek Galsel pada Senin (14/9/2020) kemarin berdasarkan hasil laporan pada bulan Juni 2020 lalu.

Pelaku dikenakan pasal 362 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman pidana penjara lima tahun.(*)

Laporan Kontributor TribunGowa.com @bungari95

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved