Breaking News:

Tribun Wajo

Bekas Cutting Aspal di Sengkang Wajo Bahayakan Pengendara, Ini Kata Dinas PUPRP

Sudah tiga pekan lebih jalanan tersebut dicutting, dan sudah memakan banyak korban. Utamanya para pengendara motor.

Kiriman warga
Bekas cutting aspal yang berlubang membuat seorang pengendara motor kecelakaan di Sengkang, Kabupaten Wajo. 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Banyaknya jalanan berlubang di kota Sengkang, ibu kota Kabupaten Wajo yang telah dicutting atau dipotong, tak kunjung diuruk.

Pasalnya, sudah tiga pekan lebih jalanan tersebut dicutting, dan sudah memakan banyak korban. Utamanya para pengendara motor.

Bekas cuttingan itu bisa dilihat di sejumlah titik seperti di Jl Andi Lantara, Jl Bau Baharuddin, Jl RA Kartini, Jl Stasiun. Bahkan, kebanyakan di antaranya tak punya tanda-tanda.

"Sebaiknya Dinas PU segera tambal setelah digali begitu, jangan dibiarkan begitu saja. Sudah banyak pengendara motor yang jatuh, apalagi kalau malam hari," kata salah satu warga, Ahmadin, Selasa (15/9/2020) kemarin.

Gerutu Ahmadin berlanjut, menurutnya jika Dinas PUPRP Wajo belum punya anggaran untuk menguruk jalan itu, sebaiknya tak usah dicutting dulu.

"Kalau anggarannya cuma untuk menggali dulu, lakukan saja secara bertahap di titik-titik tertentu. Kan jadi soal juga kalau begini, jangan-jangan penambalan tidak dilakukan karena anggatan tak cukup," katanya.

Terpisah, Kepala Dinas PUPRP Kabupaten Wajo, Andi Pameneri mengatakan, jika saat ini pihaknya masih menunggu aspal yang telah dipesan untuk melakukan pengurukan.

"Dalam waktu dekat (dikerja), sisa menunggu aspal dari perusahaan, kami sudah order," katanya.

Sebagaimana diketahui, pemeliharaan jalan di dalam kota Sengkang sendiri menggunakan anggaran swakelola dari Dinas PUPRP Kabupaten Wajo.

Masyarakat pun diminta untuk bersabar, dan tetap berhati-hati dalam berkendara.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved